Tampilkan postingan dengan label Some Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Some Opini. Tampilkan semua postingan

20150611

Tidak Ada Presiden Yang Buruk

Ada aliran ekonomi kerakyatan, Neo/ Liberal; Ada aliran psikologi behaviorism, humanism, dll; Ada ideologi komunis - sosialis Marx , Hegel, dll, Liberal oleh Adam Smith, dll. Yang kesemuannya bertahan hingga saat ini.
Artinya semua niatan itu baik, terlahir dari penderitaan/ masalah untuk tercapainya kesejahteraan manusia Sedang kejahatan ekonomi, politik, moral, dll juga terjadi di setiap aliran.
Oleh sebab itu tidak perlu menyalahkan keputusan/ kebijakan pemerintah tapi CARA/ SISTEMNYA PERLU DIPERTANYAKAN sesuai tidak dengan ideologi yang disepakati bersama melalui UUD, dll. Maka memilih parpol dan wakil rakyat, keterbukaan rencana dan strategi oleh pemerintah kepada rakyat sangat diperlukan.
**Pertarungan sebenarnya adalah pertarungan ideologi. Opini yang terlalu banyak pilihan dan membingungkan itu sebenarnya adalah penawaran ideologi ketika diri kita tidak ideologis (tidak memiliki ideologi)**

Organisasi Sakit, Tukang Ngatok Adalah Penyakitnya

Di lingkungan yang syarat perpolitikan bisa saja interaksi dengan atasan/ steak holder di salah artikan.
Jahu dianggap unfriendly, dekat dianggap "NGATOK !!"; Diam dianggap merancang strategi, aktif dianggap "Golek Rai !!" Dan bisa sebaliknya. Tergantung bagaimaa isi otak masing-masing personal yang bisa disebut tejebak oleh system hierarchy.
Kekacauan interaksi itu terjadi karena atasan/ steak holder yang:
1. Tidak adil/ profesional. Atau,
2. Tidak cakap membedaan aksi bawahannya yang NGATOK !!! dan tidak.
3. Tidak memiliki wibawah.
Sehingga atasan/ steak holder tidak memiliki batasan diri. Lebih-lebih bawahannya dianggap sebagai sarana aktualisasi bahkan sebagai tempat mendapatkan rewards kepada bawahannya yang akhirnya membawa pada terbentuknya sebuah kelompok eksklusif (baca: atasan/ steak holder dan TUKANG NGATOK !!).
Yang awalnya mungkin penilaiannya yang subjektif (baca: Suka atau tidak suka) dilakukan sendiri oleh atasan/ steak holder kepada bawahannya. Akhirnya juga ditentukan kelompok eksekutif itu.
Mungkin ada baiknya 1) Disikapi biasa saja; 2) Tidak terjebak pergaulan TUKANG NGATOK !!; 3) Tidak mendengar upaya TUKANG NGATOK !! mendeskreditkan satu atau beberapa temannya dengan mencari-cari kesalahan lalu berteriak berharap respon dari keseluruhan atau atasannya; 4) Stay cool; 5) Professional dengan menunjukkan prestasi dan; 6) Memasrahkan diri kepada TYME adalah jalan terbaik dibandingkan harus disibukkan membuat klarifikasi atas tuduhan TUKANG NGATOK atau bahkan mencari upaya agar keluar dari system. ‪#‎Santai_Mbak_Broo‬

Dosenku

"Semua dosenku adalah manusia yang sulit aku mintai pertanggungjawaban atas apa yang telah diputuskannya. Sekalipun itu rasionalisasi. Aku sudah menganggap beliau memiliki kedewasaan yang sempurna dengan segala tingkat kesadarannya yang sudah terbiasa mempelajari bagaimana perilaku manusia dan ligkungannya. Sedang keparanoidan diri akan amcaman tidak diajari/ dididik atau didiamkan karena ketidaksadaran diri mendominasi pembicaraan. Aku pikir hukuman yang pantas untuk diberikannya padaku sekalipun itu belum terjadi". #15062015

20150324

CC-Standart

"Bersyukurlah mempunyai kendaraan ber-cc yang telah di pilih dan ditetapkan saat membeli atau meminjam. Dan, mempunyai mindsett berkendara konstan jarum spidometer paling cepat menunjuk angka 60-80. Karena belum pada saatnya 250-500 cc dan kemungkinan kecil terjadi kecelakaan".‪#‎Tace_Care‬
**Uang tidak mampu menyesuaikan apa yang kita inginkan, tapi apa yang kita butuhkan. Ngebut gila pada saatnya**
  feeling cool at Warung Kopi Pinggir Embong.

Republik Serba Salah part-2

1) Di jarak yang jahu ini kita membaca judul berita on line:
"Negara Rugi Rp 10,6 Triliun, tapi Hakim Hanya Wajibkan Koruptor Bayar Rp 1,4 Triliun"
"Anggota DPRD DKI Merasa Pantas Digaji Rp 70 Juta-Rp 150 Juta Sebulan"
. . .
2) Di jarak yang dekat ini. Di rumah kita masing-masing. Kita membaca kiriman surat pemberitahuan membayar pajak dari dinas pajak. Berusaha memenuhi kewajiban-kewajiban sebagai warga negara. Di luar itu, juga berusaha mencukupi kebutuhan rumah tangga.
Pertanyaannya:
1) Apakah kita diperbolehkan tidak memenuhi kewajiban warga negara. sebagai kompensasi/ ekspresi atas kekecewaan terhadap negara??. Di luar itu negara mengintervensi/ mengendalikan/ mengontrol warga negaranya melalui peraturan atau hukum yang dibuatnya. Artinya, jangan coba-coba melawan hukum.
2) Apakah kita tidak perlu membaca berita-berita itu dan lebih fokus pada keluarga dan/atau diri sendiri?? Karena semakin tahu pemberitaan itu semakin memukakkan!!. Di luar itu sebenarnya kita hanya sekumpulan perkataan dan tulisan yang tanpa kekuatan atau tak ada artinya bagi perubahan negara yang lebih baik. Meskipun beberapa aksi tulisan mencuri perhatian internasional. Atau,
3) Melakukan aksi turun jalan?? Yang sayangnya tidak seperti era-1998 (baca: Tercerai berai).
**Siapa lagi yang dapat di percaya memimpin bangsa ini jika pemberitannya selalu itu-itu saja? Mungkin kita kurang sabar mengikuti proses yang katanya akan jadi lebih baik. Atau termakan berita atau mungkin tidak memiliki parameter yang sama atas keberhasilan pemerintahan** ‪#‎BINGUNG_HARUS_APA‬ @_@

Republik Serba Salah part-1

"Ada jutaan orang yang awalnya merasa terwakilkan suaranya"
"Ada jutaan orang yang kecewa karena akhirnya salah pilih"
"Ada ribuan orang yang duduk sebagai anggota legislatif dan kepala pemerintahan yang mengecewakan suara jutaan orang"
"Ada jutaan mulut dan tulisan mengungkapkan alasan kenapa tak terwakilkan suaranya?, kenapa kecewa? Dan, kenapa mengecewakan suara jutaan orang?"
"Tapi tidak ada jutaan aksi 'turun jalan' yang mampu mengalahkan alasan kenapa ratusan orang itu mengecewakan suara jutaan orang"
"Kita adalah jutaan orang penakut dengan banyak tulisan dan omongan ATAU kita adalah jutaan orang yang takut permainan dan penguasa hukum karena kita terlalu sering membaca dan mendengar tidak ditegakkannya hukum ATAU kita terlalu disibukkan dengan masalah kesejahteraan ATAU kita pesimistis akut yang tak kunjung move on berkali-kali ATAU kita ..."
"Tak disadari pemerintah dengan kebijaksanaan ekonomi dan penegakan supremasi hukum MEMPENGARUHI KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERBUDAYA kita. Termasuk? Tidak adanya jutaan aksi 'turun jalan' .."
**Terinspirasi Teori Hirarki Kebutuhan - Abraham Maslow**


Gejolak Post Powe Syndrome

"Terkadang di perusahaan baru yang baru dimasuki ini cukup membuat stress karena masih terbawa 'post power syndrome'. Di sini terlalu mencolok dan sangat jelas skat/ gab-gab antara orang lama dan orang baru, dan antar devisi sehingga ketidakprofesionalan, pelimpahan tugas, kesalahan yang mudah ditolerir, usul yang tidak di dengar, ketergantungan, karya harus 'terlihat', aturan yang tidak standard, dll kerap terjadi. Sangat berbeda dengan perusahaan sebelumnya. Di luar itu pada pendirian "Sing penting golek sandang pangan", berdo'a bisa bertahan, menjadi lebih baik".‪#‎Gejolak_Post_Power_Syndrome‬ 
  drinking Es Batu at Ngobrol Sama Tong Sampah.
Jika setiap hal yang nampak pada diri manusia sebagai individu atau makhluk sosial dibahasakan/ diterangkan dan di analisa dalam bentuk tulisan/ kata-kata untuk mendapatkan deskripsi yang ideal sebagai manusia. Terlebih terdapat legalitas untuk mempelajarinya (gelar kesarjanaan, julukan ilmuwan, dll).
Secara mind stream jika melihat interaksi antar manusia harusnya 'arek psikologi' lebih beresiko mendapat TUNTUTAN sebagai individu yang ideal dan 'arek sosiologi' lebih beresiko mendapat TUNTUTAN sebagai leader bagi terbentuknya masyarakat yang ideal. ‪#‎Mind_Stream‬
Nyatanya faktor persamaan kebutuhan ekonomi dan sosial yang merata dan berkembang di tengah-tengah masyarakat selama ini tidak menunjukkan adanya TUNTUTAN yang berarti atau cenderung melakukan pembiaran. Kecuali keilmuannya digunakan untuk mencari sumber penghidupan-nya. Di luar itu sebatas kesadaran yang di buat oleh diri sendiri (insightive).
*Jika semuannya sama dan gratis tidak akan ada tuntutan...* pacman emoticon
**Terinspirasi Teori Atribusi** — at Warung Kopi Pinggir Embong

20130926

Tahu Politik

"Rakyat sebenarnya tidak begitu pandai atau banyak belajar memahami dan mengerti politik nasional yang terjadi selama ini. Tapi karena banyaknya kasus yang terjadi disiarkan/ diberitakan di MEDIA terlebih berulang-ulang akhirnya mampu MEMBACA POLA politik itu sendiri. Sayangnya MEDIA itu tidak mengiringinya dengan pemberian basic pendidikan politik di tengah-tengah budaya primodialism (sebuah pandangan atau paham yang memegang teguh hal-hal yang dibawa sejak kecil, baik mengenai tradisi, adat-istiadat, kepercayaan, maupun segala sesuatu yang ada di dalam lingkungan pertamanya)" #Learning_By_Listening #Era_Reformasi

*Sorry semua pintar, jadi pelajaran di sekolahmu selama ini tidak ada manfaatnya untuk di dengar** #Ijazah_Mana_Ijazah

20110601

REAKSI NEGATIF ITU MEMBUNUH ORANG YANG MENGGUNAKAN BENDERA QOLBU

REAKSI NEGATIF ITU MEMBUNUH ORANG YANG MENGGUNAKAN BENDERA QOLBU


Diluar nilai-nilai ideologis. MASING-MASING MEMBAWA MATERI UNTUK DIPERLIHAT/AJU/TUNJUKKAN. Bila, materi-materi itu MENDAPAT REAKSI NEGATIF. Kenapa tidak MEMAKSAKAN DIRI untuk BEREAKSI POSITIF. Setidaknya

1.MENYAMAKAN DIRI (dengan mengkatakan: "Aku sudah/akan melakukan hal serupa") atau

2.MENYADARI bahwa hidup memang naik turun (dengan mengkatakan: "Aku sudah/akan melewatinnya") atau

3.MEMAKLUMI semuannya memiliki latar belakang yang menyebabkan perbedaan cara untuk menutupi ketidaksempurnaan (dengan mengkatakan: "Aku juga akan melakukan hal yang sama bila seperti itu") atau

4.MENEGASKAN diri bahwa orang pintar belajar dari orang lain yang dengan tidak melihat latar belakangnya (dengan mengkatakan: "Aku hanya butuh ilmu pegetahuannya")

5.MERUBAH POLA PIKIR bahwa semua manusia memang diciptakan berbeda (dengan mengkatakan: "Kamu kamu, aku aku, dia dia, mereka-mereka")



REAKSI NEGATIF itu TIDAK MENYAMANKAN bila DIRESPON secara dalam dan TIDAK MENYAMANKAN bila  TANPA DIMENGERTI. REAKSI NEGATIF itu menimbulkan KEPARANOIDAN hingga seseorang harus memutuskan MEMBUNUH INTERAKSI sosial dengan RITUAL-RITUAL IBADAHnya dan mengatasnamakan Qolbu. Bila ada masih orang yang seperti ini? masyarakat juga yang membunuh ukuwahnya (memecah bela).

====
that negative reaction kills one who use flag qolbu


outdoor ideological values. each bring matter to memperlihat/aju/show. when, those matters gets negative reaction. why not force upon self to react positive. at least

1. equate self (with mengkata: " i am / do similar matter" ) or

2. realize that alive really fluctuate (with mengkata: " i am / melewatin" ) or

3. understand semuan has background that causes manner difference to cover defactiveness (with mengkata: " i also will do when like that same thing" ) or

4. confirm self that clever person learns from another person without see the hind surface (with mengkata: " i only want science pegetahuan" )

5. change patterned thinking that any human really created differ (with mengkata: " you you, i am i, he is he, they" )



that negative reaction doesn't macerate when responsived according to in and doesn't macerate when without memengerti. that negative reaction evoke keparanoidan up to somebody must decide to kill social interaction ritually religious service and mengatasnama qolbu. if (there are) any still one who like this? also that kill ukuwah society (memecah advocate).



KEASLIAN PERILAKU, SIKAP & PERBUATAN

KEASLIAN PERILAKU, SIKAP & PERBUATAN

I. INKLUSIF

INTERAKSI

Disadari/ tidak interaksi yang berjalan selama ini menimbulkan penilaian satu dan diantaranya. penilaian itu sendiri mengakibatkan berbagai macam bentuk reaksi PERILAKU, SIKAP dan PERBUATAN seseorang pada orang lain. Yang datangnya belum tentu dari dasar hati orang itu atau dari alam bawah sadar akibat dari proses reinfocement (penguatan perilaku) selama ini (Selanjutnya disebut sifat asli).



Ada tiga kemungkinan sebab ketidakaslian:

1. persepsi yang berlebihan (paranoid) karena proses belajar yang salah.

2. pengenalan/ penanaman nilai diri yang kurang berakibat timbulnya ketidakpercayaan diri.

3. obesessif.



Bilamana ditutup-tutupi, cepat/lambat secara tidak sadar pasti akan ditemui keasliannya atau peristiwa nampaknya alam bawah sadar ke permukaan. Alahasil kerap dijumpai pada akhirnya memunculkan rasa sesal (nyesel) pada seseorang atau menemukan perubahan-perubahan yang berbeda dari sebelum-sebelumnya. Dengan catatan perubahan yang terjadi sifatnya K.O.N.S.T.A.N (melakukannya berkali-kali tanpa sadar). Dalam psikologi setidaknya cukup 1x24 jam untuk mengetahuinya.



KENAPA HARUS KONSTAN

Karena, bisa jadi yang nampak dipermukaan adalah kepura-puran atau keterpaksaan agar diakui/ mengikuti aturan dilingkungan sekelilingnya (motif sosial) atau ketidakmampuan untuk menjadi/ membawa diri karena perasaan lemah. Konstan disini dapat juga diartikan permanen (watak). Seorang "pemain" handal tentu mampu mempertahankan kekonstanan PERILAKU, SIKAP & PERBUATANnya.



II. EKSLUSIF



CARA, PERILAKU, SIKAP dan PERBUATAN

Keaslian diri seseorang didapat dari kebiasaan seseorang di dalam kehidupan keluargannya. Bagaimana atau seberapa besar CARA, PERILAKU, SIKAP dan PERBUATAN seseorang menghadapi masa-masa sulit/ konflik, menyembunyikan masalah, menunjukkan rasa hormat sampai dengan cara mengekspresikan diri dalam suasana hatinya. Yang terangkum dalam tiga pilihan wilayah alternatif:

1. Mengikuti/ nurut/ manut aturan keluarga;

2. Memutuskan "keluar" dari keluarga;

3. Tetap bertahan dengan keadaan dan cara/dunianya sendiri.



RUMAH TANGGA

Bilamana seseorang sudah berumahtangga tidak jahu dari rangkuman dalam tiga pilihan wilayah alternatif diatas. Hanya saja perlu diketahui/ dibaca/ diantisipasi/ dikendalikan, seberapa besar orang lain termasuk di dalam dunia kerja, maya, dkk-nya bisa mempengaruhinya, bila tidak mau mengharapkan pihak ketiga.



IYAH GAK PAPA,,,

Baik saat menjadi anak dalam kehidupan berkeluarga lebih-lebih saat sudah berkeluarga. Pemberian kepercayaan itu perlu karena setiap orang punya cara yang berbeda-beda untuk merepress masalahnya. Dan, jangan sampai kecolongan, dan berlebihan, dkk-nya.



DIAGNOSIS BANDING

Melihat dari kasus deprsif manic, exhibition disorders, asertif disorders, dkk-nya berikut dengan psikoanalisa sigmun freud:

Semakin "ekstrem" (perbedaan jahu) dilakukan diluar berarti semakin besar masalah yang ada didalam (keluarga). Artinya juga, di luar keluargalah yang memberikan mediasi/ fasilitas/ memenuhi kebutuhan psikologinya karena di dalam (keluarga) belum menyediakannya.



NGERTI

Setelah mengetahui tiga pilihan wilayah alternatif, tinggal bagaimana cara mereduksi hal-hal yang tidak dinginkan/ mengkhawatirkan atau menemukan alternatif pengganti (subtitutif) yang tidak sesuai, misal: karena kebiasaan dimarahi sering ngembheg dan hal itu dirasa tidak baik misalnya lalu diganti dengan duduk bareng dengar pendapat. Semua hal-hal pengganti itu dilakukan dengan KOMUNIKASI. Mendiamkan untuk hal tertentu itu memang baik.



Sungguh, peran keluarga begitu berarti dan berharga untuk mengkontrol segalannya. Sehingga semuannya nampak normal, baik, ideal, dkk-nya.

Sungguh, memanfaatkan situasi seseorang dengan tujuan gak benar itu tidak baik.



^^Apa adannya itu baik. Dalam hubungan serius (persahabatan s.d pernikahan), meneliti apa dan bagaimana keluargannya itu juga baik.



==

Cara kita meloloskan diri dari masalah sampai dengan mengekspresikan diri yang selama cepat/ lambat akan nampak. Tidak jahu beda dengan CARA, PERILAKU, SIKAP dan PERBUATAN di keluarga.

Setidaknya MENYADARI Hak dan TANGGUNGJAWABNYA sebagai apa. Mungkin ini semua yang dimaksud akhlak.





@all's:

Hey! Hey! Hey! Hey! Apa aku seolah-olah mengajukan diri dan keluarga menjadi yang terbaik dihampir semua notes di antara buwawawaanyak lelaki dan keluarga:

"Ohhh,,, tidakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk,,,!!, Masih ada wanita yang tidak mau belajar dan mengaku realistis dengan semangatnya masih menghina. Ada juga keluarga yang gemar mencari detail kesalahan tanpa melihat keluargannya. Lagian idup guwe masih gini-gini aja!, genteng rumah masih bocor-bocor aja!"



^^Yah sutralahhhh,,, SUKUR-SYUKUR ini semua disebut jihad, menuntut ilmu karena akumulasi dari kegemaran membaca, meneliti, mengamati, dkk-nya yang terangkum dalam bentuk tulisan (hypotes). Dan, disebut dakwah, mengajak pada kebaiakan.



Disamping itu, TERSERAH  mengkatakan: "kalau ikhlas tidak perlu diomongkan". Terserah juga ada teman yang tidak terima dengan keadaannya dengan mengkatakan: "berbeda orang pinter dengan orang ngerti".

Setidaknya yakin seyakin-yakinnya ALLAH SWT mengetahui segala isi hati manusia dan yakin seyakin-yakinnya tujuan semua tulisan adalah baik dalam suasana ketrbukaan untuk sama-sama belajar.pula yang menyembuhkannya.
=====
behaviour authenticity, attitude deed

i. inclusive

interaction

realize/ not interaction that walk during the time evoke evaluation one and mengantaranya. itself evaluation causes assorted behaviour reaction form, attitude and somebody deed in another person. incoming not yet sure from base that man heart or from nature under aware effect [of] process reinfocement (behaviour reinforcement) during the time (furthermore called original character).



there three possibilities because ketidakaslian:

1. perception that over do (paranoia) because process learns wrong.

2. identification/ self value planting less have consequences incidence self unbelief.

3. obesessif.



when menutup-tutupi, fast/slow bot aware certain be met the authenticity or event apparently nature under aware to surface. alahasil often met in the end show regret taste (nyesel) in somebody or find different changes from sebelum-sebelum. with change note that in character k. o. n. s. t. a. n (do it repeatedly without aware). in psychology at least enough 1x24 clock to detect it.



why constant

because, possible visible mempermukaan kepura-puran or keterpaksaan so that admit/ follow rule melingkungan around it (social motive) or disability to be/ attitude because weak feeling. constant here can also be interpretted permanent (character). a" player" handal sure can to defend kekonstanan behaviour, attitude the deed.



ii. exclusive



manner, behaviour, attitude and deed

somebody self authenticity is got from somebody habit in life keluargan. how or how big manner, behaviour, attitude and somebody deed faces times difficult/ conflict, hide problem, show honour taste up to manner expresses self in the heart atmosphere. angkum in three alternative area choices:

1. follow/ nurut/ manut family rule;

2. decide" out" from family;

3. stand at bay with conditon and manner/the world self.



household

when has somebody berumahtangga not jahu from summary in three alternative area choices on. only necessary know/ read/ anticipate/ controlled, how big another person belongs in work world, illusion, dkk- can influence it, when not want to expect third party.



iyah father caw, , ,

good moment be child in family life more moment berkeluarga. that belief gift is necessary because has manner that varies to merepress the problem. and, don't until kecolongan,  and over do, dkk-.



mengagnosis equal

see from case deprsif manic, exhibition menyorders, asertif menyorders, dkk- next with psychoanalysis sigmun freud:

more" extreme" (difference jahu) is done outdoor mean existing problem ever greater insides (family). mean also, outside family that give mediasi/ facilities/ fulfil the psychology need because in (family) not yet prepare it.



ngerti

after detect three alternative area choices, live to how manner reduces matters not make cool/ worry about or find alternative successor (subtitutif) inappropriate, example: because habit is reprimanded often ngembheg and that thing felted not good for example then replaced with sit with hear opinion. all that successors matters is done with communication. silnece for that certain matter really good.



really, family character so mean and valuable to mengkontrol segalan. so that semuan normal visible, good, ideal, dkk-.

really, make use situation one with that true caw aim not good.



^^apa adan that is good. in serious connection (friendship s. d wedding), canvass to what and how keluargan that also good.



==

our manner will release self from problem up to will express self during fast/ slow visible. not jahu difference by, behaviour, attitude and deed at family.

at least realize right and the responsibility as what. may be all these that meant character.





@all's:

hey! hey! hey! hey! do i impressing submit self and family is best menghampir all stains between buwawawaanyak man and family:

" ohhh, , , tidakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk, , , ! ! , still there woman doesn't want to learn and admit realistic with the spirit stills to humiliate. there also family that love to look for detail error without see keluargan. lagian idup guwe still gini aja! , house pentile stills leak aja! "



^^yah sutralahhhh, , , sukur-syukur all these called jihad, demand science because accumulation from hobby reads, canvass, watch closely, dkk- angkum in the form of article (hypotes). and, called religious proselytizing, invite in kebaia.



beside that, up to mengkata: " if sincere mengomongkan" . up to also there friend doesn't accept with the conditon with mengkata: " differ person pinter with person ngerti" .

at least sure seyakin-yakin allah the almighty and most worthy of praise detect all human heart contents and sure seyakin-yakin aim all articles good in atmosphere ketrbukaan to same learn. also that cure it.

MENTAL KERUMUNAN SELALU INGIN MENDAPATKAN PENGAKUAN SOSIAL

MENTAL KERUMUNAN SELALU INGIN MENDAPATKAN PENGAKUAN SOSIAL

Dalam usaha merahi cita-cita dunia yang sama. Bilamana MENYADARI ketimpangan-ketimpangan sosial yang terjadi. Menjadikan seseorang bertanya: "kenapa???"; "Kog bisa???".



TIDAK REALISTIS (SUBJEKTIF)

Dengan kepercayaan akan kemampuan diri yang tinggi. Bila tidak sesuai dengan yang diinginkan maka akan berusaha merasionalisasikan diri bahkan dengan alasan yang irasonal. Seolah dipihak lain -sudah- melakukan kecurangan dan itu tidak adil/benar. Seolah menginginkan nasib/ 'start' yang sama. Dan kurang menyadari bahwa semua yang terjadi adalah ujian bagi dirinya dan antara satu dan lainnya memiliki perbedaan yang tidak bisa disamakan.



AKHIRAT SAJA

Bila KESADARAN TINGGI akan kekurangan diri dan tidak/ dengan cukup kuat alasan untuk merasionalisasikannya. Maka alasan akhirat (selain duniawiyah) adalah alasan terakhir dan paling aman untuk menjawab ketimpangan-ketimpangan sosial yang terjadi. Dimana seseorang memastiakan diri untuk tidak bisa memaksakan terlibat dalam usaha merahi cita-cita dunia yang sama. Seolah -sudah- membatasi garis ideologis yang jelas (dunia-dunia, akhirat-akhirat. "Aku akhirat kamu dunia"). Seolah hanya berpasarah pada urusan duniawiah. Dan kurang menyadari bahwa persaingan duniawiyah itu benar dan wajar adanya lebih-lebih kurang menyadari kepentingan duniawiyah.



Semua alasan dilakukan secara sepihak dengan/tanpa mengadakan-Nya.



DILUAR ITU,

dalam kehidupan sosial ada manusia yang:

1. merasa di intervensi oleh lingkungan dengan keparanoidannya sehingga banyak upaya untuk mereduksinya tidak tertutup kemungkinan termasuk melakukan kecurangan-kecurangan.

2. merasa menjadi bagaian dari interveer (tukang intervensi). karena -sudah- mendapat dukungan dari yang lainnya. Sekalipun bernasib kurang baik.



Dampak intervensi itu sendiri:

apatsi/ permisif, karena besarnya intervensi yang tak terkendali. Atau, karena tidak melibatkan diri untuk menjadi interveer sebab kesibukan diri misalnya atau keengganan mengintervensi orang lain.



mungkin baiknya DIAM dan berhubungan baik tapi tidak melibatkan diri pada pembicaraan yang menyinggung. adapun hanya sebagai pelajaran.



LEADER

Besar kecilnya intervensi itu ditentukan oleh peran stake holders. Biasannya orang yang bernasib baik, kuat, mapan dan lainnya mengikuti dengan missi yang sama tentunya. Semakin kuat stake holders semakin "ngawur" bentuk intervensinya, semakin banyak pengikut yang "ngthok" sekalipun bersebrangan.



POLA DIDIK

yang patut disesalkan dari ini semua adalah penanaman pola didik keluarga tentang CARA UNTUK MENDAPATKAN PENGAKUAN SOSIAL terbawa hingga dewasa.



HUKUM ALAM

Tidak dapat dipungkiri hukum alam masih saja berlaku: "Anda kuat mereka diam!!."



dari lingkungan kembali ke lingkungan. lingkungan yang menggilaimu, lingkungan pula yang menyembuhkannya.
=====
 way of thinking mob always want to get social acknowledgement

in effort merahi world aim same. when realize social lamenesses that. make somebody asks: " why? ? ? " ; " kog can? ? ? " .



not realistic (subjektif)

with belief tall self ability. when disagree with desirable so try merasionalisasi self even with reason irasonal. likely mempihak other -sudah- do deceit and that not fair/true. likely wish for destiny/ 'start same. and less realize that any that test for self and between one and has difference can not be equated.



hereafter

when is cognizance tall self deficit and not/ with enough strong reason to merasionalisasikan. so hereafter reason (besides duniawiyah) latest reason and most safe to answer social lamenesses that. where is somebody memastia self to not can force upon involved in effort merahi world aim same. likely -sudah- limit ideological line clear (worlds, hereafters. " i am your hereafter is world" ). likely only berpasarah in affair duniawiah. and less realize that rivalry duniawiyah that is true and natural existence more less realize importance duniawiyah.



all reasons is done unilaterally with/without mengadakan-.



outdoor that,

in social life there human:

1. felt at intervention by environment with keparanoidan so that many efforts to reduce it not closed possibilities belongs to do deceits.

2. felt to be bagaian from interveer (intervention artisan). because -sudah- get support from the other. even if bernasib unfavourable.



itself intervention impact:

apatsi/ permisif, because intervention magnitude uncontrollably. or, because doesn't involve self to be interveer because for example self bustle or aversion mengintervensi another person.



may be quiet the good and good correlate but doesn't involve self in discussion that touch. as to only as lesson.



leader

big the so small that intervention is determined by character stake holders. the refraction one who bernasib good, strong, mapan and another follows with missi same of course. gain strength stake holders more" talk away" the intervention form, more and more follower" ngthok" even if bersebrangan.



pattern educates

lamentable fitting from all these pattern planting educates family about manner to get social acknowledgement brought up to adult.



laws of nature

undeniable laws of nature still operative: " you are their strong is quiet! ! . "



from environment returns to environment. environment menggilai, also that cure it environment.

Dipikirnya Bunuh Diri Adalah Alasan Rasional.

Dipikirnya Bunuh Diri Adalah Alasan Rasional.


Dalam depresinya lelaki dan wanita mengalami gangguan fisiopsikologis yang sama: makan terasa pahit, jalan menunduk, murung dikamar, dkk-nya. Hanya saja mungkin cara mengurangi tekanannya berbeda-beda. jika wanita menampakkan dengan nangis sambil gulung-gulung dikamar. Dalam kasus agresifitas (kekerasan verbal/ fisik) dan bunuh diri, lelaki yang terkenal dengan kerasionalnya lebih banyak mengambilnya.



Secara general, siapa pemenang rekor lelaki atau wanita yang lebih cepat berpacaran kembali setelah disakiti bila sudah melewati masa-masa gawat seperti itu?

Menurutku, lelakilah yang sanggup bertahan lama sebagaimana keyakinannya pada rasionalnya. Sekalipun perasaan selalu berubah-ubah.



"sulit merubah sesuatu hal berawal dari akal, adannya mudah merubah sesuatu hal berawal dari perasaan".

 *Dalam kasus ini pendekatan rational emotive lebih tepat diberikan pada lelaki disesuaikan dengan usia dan tingkat pendidikanya. Bila pada wanita dilakukan dengan pendekatan biar aku yang mendekati. \\^o^// Wkwkwkwkwkwkwkwkwk,,,

*Terinspirasi beberapa klien wanita dalam curhatnya sambil nangis. Thanks kepercayaannya.



Notes in the notes:

Dalam kasus yang tidak harus sama untuk dapat mentreatmentnya, harus mengamati hingga tahu kejelasan batasan terekstrem dari sebuah perilaku, sikap & perbuatan objek (seberapa jahu tingkat respon emosionalnya s/d seberapa tahan menghadapi stres, dkk-nya). Mungkin objek yang diamati menutupi hal tak dinampakkan secara profesional, jadi kehati-hatian melangkah & metode treatment yang pas itu perlu dilakukan. (Pengemis kurus di perempatan jalan itu?! Hemmm,,, bisa jadi anggota korps unit satuan khusus pertahanan nasional Amerika. \\^o^// Hahahaha,,,).



traumatik sumpah.



bila "sumpah demi ibu" takterpercaya. maka menginjak ke "sumpah demi tuhan", bila masih takterpercaya. maka menginjak ke "sumpah demi apapun", bila masih takterpercaya juga. Bawakanlah ia pedang untuk menghunus jika kesalahan itu terjadi. semakin tinggi tingkat sumpahnya semakin tinggi pula tingkat ketidakpercayaannya. bisa jadi terbiasa di tipu/ mengalami peristiwa terdalam karena sudah ditipu.



seseorang tidak perlu bunuh diri hanya untuk meyakinkan dirinya benar.

mengutip pembicaraan di film terminator 3: "marah lebih berguna dari pada bersedih".
========
mempikirnya kill self rational reason.


in man the depression and woman experiences disturbance fisiopsikologis same: eat asa bitter, road cowers, gloomy mengamar, dkk-. only may be manner decreases the pressure varies. if woman shows with nangis while rolls mengamar. in case agresifitas (violence verbal/ physical) and kill self, famous man with kerasional more many take it.



according to general, who is man record winner or woman quicker has maked love to return after hurt when pass by dangerous times like that?

follow me, able man goes as the confidence in the rational. even if feeling always fluctuate.



" difficult change a certain matter berawal from mind, adan easy change a certain matter berawal from feeling" .

dalam this case approaches rational emotive correcter given in man is accustommed with age and level pendidika. when in woman done with approach to let me that approach. \\^o// wkwkwkwkwkwkwkwkwk, , ,

terinspirasi several woman clients in curhat while nangis. thanks the belief.



stain in the stain:

in case can not same to mentreatment, must watch closely up to know limitation clarity ekstrem from a behaviour, attitude object deed (how jahu the emotional response level s/d how put up with stres, dkk-). may be object that watched to cover matter not showed professionally, so carefulness steps method treatment fit that necessary done. (thin beggar at that road intersection? ! hemmm, , , possible america national defense special unit unit corps member. \\^o// hahahaha, , , ).



traumatik oath.



when" oath by mother" takterpercaya. so tread on to" oath for goodness' sake" , when still takterpercaya. so tread on to" oath by whatever" , when still takterpercaya also. bring him sword to draw if that error happens. also the unbelief level. possible accustomed at trick/ experience inmost event because cheated.



unnecessary somebody kills self just for convince true self.

quote discussion at film minator 3: " angry usefuler from in sorrow" .

Mengerti itu

Mmmm,,, mm,,, m,,, Mengerti ituuu,,,???

Selama bukan masalah prinsip

Mengerti itu?

Aku bukanlah kamu, dan kamu bukanlah aku. Dan, tak kupaksakan.

Mengerti itu?

Aku berusaha memahami atau memberikan pemahaman kepadamu dan aku memohon kepadamu dengan sangat untuk cukup memahamiku.



Mengerti itu?

akan menjadi berharga mahal, bila wanita menilainya. Karena aku lelaki.

Mengerti itu?

akan menjadi tak berharga bila lelaki sudah sampai memohonnya dengan sangat. Karena kamu wanita.



Aku mengerti, karena aku lelaki dan kamu wanita. Mmmm,,, mm,,, m,,, ^^dan tak kupaksakan!.





"Iya! Gak papahhhh,,, terus aja benci!. Terus aja nyuruh ngalah, nunggu sampe kiamat!", (^m^ Xixixixixi,,,).
======
mmmm, , , mm, , , m, , , understand ituuu, , , ? ? ?

during bo matter principle

understand that?

i am not you,  and you not i. and, not i am force.

understand that?

i try to realize or give comprehension to you and i request to you considerably to enough realize me.



understand that?

will be expensive, when does woman evaluate it. because i am man.

understand that?

will be when man until request it considerably. because you are woman.



i understand, because i am man and you are woman. mmmm, , , mm, , , m, , , ^^dan not i am force! .
 .

Menunjukkan Kekurangan dan Kelebihan

Menunjukkan Kekurangan dan Kelebihan (sebuah pemahaman fenomena eksistensialism)

Mukadimah

sebagai makhluk sosial menunjukkan (kelebihan/ kekurangan) itu perwujudan dari bentuk eksistensi diri di dalam berinteraksi. disadari/tidak tiap-tiap penampakan (fisik, tulisan, photo, dkk-nya) memiliki penilaian dan harapan sendiri-sendiri entah penilainya baik-buruk, kaya-miskin, jelek-chakep, jorok-bersih, suka-mbheleneg, benci-cinta, dkk-nya. Semakin rendah penilaian yang tidak diinginkan itu, semakin tidak menyamankan dan menenangkan.



...



Kontrol

Selama tidak berlebihan. Oleh siapa, kapan, dimana, dengan bentuk apa dan bagaimana saja. Jika berani menunjukkan kekurangan diri berarti ada kelebihan lain dengan persentasi 50-50 atau timpang berat di kelebihannya atau setidaknya mendekati 50% dalam penilaian dirinya. Penilaian diri ini tergantung dari kepekaan sosial tertentu sebagai antisipatif untuk tidak keluar jalur (pro sosial). Ketidaksadaran mengontrol dalam suatu keadaan yang tidak mendukung dapat berakibat pada klaim: sombong.



Dugaan

Eks/implicit, bisa jadi semakin banyak menunjukan kekurangan diri, semakin banyak pula kelebihan yang dimiliki dan sebaliknya semakin sedikit atau bahkan tidak sama sekali menunjukkan kekurangan diri, semakin sedikit pula atau bahkan mungkin tidak ada kelebihan yang ditunjukkan.



Tidak Ada Mengemis

Mana ada yang sanggup menunjukkan kekurangan diri dalam keadaan kekurangan kalau bukan mengemis termasuk pengemis cinta setidaknya peminta-minta yang tidak harus mengemis. Kecuali, benar-benar berani menanggung konsekwensi besar yang diakibatkan pada rasa prustasi karena benar-benar tidak memiliki kelebihan untuk ditunjukkan.



Nyatannya

Nyatannya manusia sedikit/ banyak menunjukkan kelebihan/kekurangannya masing-masing dengan persentasi yang tidak disadari*, masing-masing masih memiliki keinginan untuk tetap menjaga kehormatan dan mendapatkan penghargaan dan mau menuruti keinginan dan harapan-harapannya. Artinnya semakin banyak menunjukkan kekurangan dapat dimungkinkan berkorelasi dengan self-confidern dan self-esteem yang tinggi.



*Catatan: mempersentasikan kelebihan/kekurangan dalam sebuah situasi intim (starBuck/ warung perempatan) dengan kasus tertentu itu persentasi ditunjukkan pada level/darajat tertentu. Baik eks/implicit ambilah contoh si kaya dan si miskin kebanyakan persepsi yang diambil selama ini, bila:

1. Si miskin menunjukkan kekurangan pada orang yang kaya adalah berharap belas kasihan.

2. Si miskin menunjukkan kelebihan pada orang yang kaya adalah sombonggggg,,,

3. Si kaya menunjukkan kelebihan pada orang yang miskin adalah sombong.

4. Si kaya menunjukkan kekurangan pada orang yang miskin adalah rendah diri.

5. akan menjadi sama-sama mengerti atau bahkan konflik (tidak ingin kalah) bila si miskin menunjukkan kelebihannya pada si miskin lainnya. Begitu juga pada si kaya menunjukkan kelebihannya pada si kaya lainnya.



Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati [63:25]



Inklusif

Dalam situasi yang terbuka facebook, friendster, tweeter, pasar, kampus, perkampungan, kantor, dkk-nya nyatannya niat baik bisa menjadi buruk dan niat buruk bisa menjadi baik. Mempersepsikan menapat penialaian baik/ buruk yang tidak bisa dipaksakan di dalamnya itu ada. Menilai segala sesuatunya dari covernya tanpa harus menyelidiki bahkan menguji kerap saja terjadi. Keberagaman satu dan lainnya itu pulalah berakibat terjadinya pengelompokan-pengelompokan yang berjalan natural (sangat natural, mungkin hingga terwujud apa itu cinta). Yang dekat, dekatttt,,,, yang jahu, menjahuuu,,,. Sak karepmuahmuahmuahmuahmuahmuahmuah!!.



Perbedaan

kedekatan itu disebabkan masing-masing individu baik disadari/tidak memiliki kesamaan nilai dengan individu yang lainnya. Tentu nilai/ persepsi yang ditangap masing-masing orang berbeda-beda. Bisa jadi niat/perbuatan baik dinilai tidak baik untuk beberapa orang dan sebaliknya niat/perbuatan jelek dinilai baik oleh beberapa orang. Yang dekat, dekatttt,,,, yang jahu, menjahuuu,,,. Sak karepmuahmuahmuahmuahmuahmuahmuah!!.



Eksklusif

Menunjukkan kelebihan/ kekurangan diri yang berlebihan di ruang terbuka benar-benar telah menciptakan varian nilai yang tak terkendali (beragam-ragam) bisa jadi boomerang membunuh kehormatan dan penghargaan diri bila tidak mampu mengkontrolnya. Kecuali memang memiliki kehidupan yang ekslusif (mengabaikan yang lainnya) atau bisa jadi masuk dalam kategori kurang akal/ asosial/ anti sosial/ sosiopath.



Obejektif

Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan [5:8]



Saling Mengingatkan

Dan tidak ada pertanggungjawaban sedikitpun atas orang-orang yang bertakwa terhadap dosa mereka; akan tetapi (kewajiban mereka ialah) mengingatkan agar mereka bertakwa. [6:69]



Positif

...Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. [2:216]
=======
show deficit and surplus (a phenomenon comprehension eksistensialism)

introduction

as social creature shows (surplus/ deficit) that is realization from self existence form in interacted. realize/not every appearance (physical, article, photo, dkk-) has evaluation and hope self i don't know the grader baik-buruk, kaya-miskin, jelek-chakep, jorok-bersih, suka-mbheleneg, benci-cinta, dkk-. more lower undesirable evaluation that, more doesn't macerate and tranquilize.



. . .



control

during in moderation. by whom, when, where, with what form and how. if dare to show self deficit means there surplus other with percentage 50 or heavy unstable at the surplus or at least approach 50% in self evaluation. this self evaluation dependings from certain social sensitivity as anticipative to not out stripe (social pros). ketidaksadaran controls in a conditon can not support can have consequences in claim: proud.



guess

former/implicit, possible more and more demo self deficit, more and more also surplus that has and on the contrary more a little or even bot at all show self deficit, more a little also or even may be there is no surplus that.



there is no beg

which there able show self deficit in a state of deficit if must not beg to belong beggar loves at least beggar must not beg. except, genuinely dare to underwrite big consequence that is caused in taste prustasi because genuinely doesn't has surplus to showed.



nyatan

nyatan human a little/ many show surplus/the deficit each with percentage not menyadari*, each still has willing for permanent watch over honour and get appreciation and want menuruti willing and harapan-harapan. artin more and more show deficit can be maked berkorelasi with self-confidern and self-esteem tall.



catatan: mempersentasi surplus/deficit in a intimate situation (starbuck/ intersection cafe) with that certain case is percentage is showed in level/darajat certain. good former/implicit take example the rich and the poor majority perception that taken during the time, when:

1. the poor show deficit in one who rich hope pity compassion.

2. the poor show surplus in one who rich sombonggggg, , ,

3. the rich show surplus in one who poor proud.

4. the rich show deficit in one who poor low self.

5. will be same will understand or even conflict (doesn't want to lose) when the poor show the surplus in the poor another. so also in the rich show the surplus in the rich another.



and god servants very humane that (people who walk above earth altruistically [63: 25



inclusive

in opened situation that facebook, friendster, tweeter, market, campus, settlement, office, dkk- nyatan goodwill can be bad and bad intention can be good. mempersepsi menapat penialaian good/ bad can not forcible in it that there. evaluate all a certain it from cover without having to delve even test often happen. keberagaman one and that another also have consequences the happening of subdividings that walk natural (very natural, may be up to materialized to what that love). near, dekatttt, , , , jahu, menjahuuu, , , . zak karepmuahmuahmuahmuahmuahmuahmuah! ! .



difference

that nearness is caused each good individual realize/not has value sameness individually the other. sure value/ perception menangap each one vary. possible good intention/deed be evaluated not good to several persons and on the contrary ugly intention/deed is evaluated either by several persons. near, dekatttt, , , , jahu, menjahuuu, , , . zak karepmuahmuahmuahmuahmuahmuahmuah! ! .



exclusive

show surplus/ self deficit that over do at air-g genuinely creat variant value uncontrollably (many kinds) possible boomerang kill honour and when not can mengkontrol self appreciation. except really has exclusive life (ignores another) or possible enter in category less mind/ asosial/ counter social/ sosiopath.



obejektif

and don't occasionally your hate towards a certain class, push you for operative inequitable. fair operative, because fair that is bearer to piety. and pious to allah, actually allah very detect what you do [5: 8



mutual remind

and there is no responsibility little on pious people who towards their sin;  but (their duty is reminds so that they are pious. [6: 69



positive

. . . perhaps you hate a certain, while he is very good for you,  and perhaps (also) you like a certain while he is unspeakable for you. [2: 216]

Wanita Hobby Ditipu Lelaki

Wanita Hobby Ditipu Lelaki

Pembicaraan Antar Lelaki

Masih teringat pembicaraan teman yang -gemar- menipu pacarnya dan pembicaraan dengan tukang becak berusia 47tahunnan di warung Bu Bandi perempatan karang menjangan yang memiliki kesamaan persepsi atau mungkin lelaki lainnya. Kurang lebihnya mereka mengkatakan: "wong wedok iku seneng dibujuki!" (wanita itu suka ditipu) dengan rasa penasaran aku bertanya: "lha! koug isok?!" (lha! kog bisa?!). Jawab mereka:"lha koyok opo ngomong jujur koug malah diseneni kutowo nggondoug!" (lha kayak apa bicara jujur malah dimarahi atau dongkol).



Sepengetahuan:

1. Kejujuran itu menenangkan.

2. Jika kejujuran itu menceritakan hal-hal yang tidak baik tinggal mengupayakan untuk dimengerti atau diperbaiki.

3. Mempertahankan kejujuran itu sulit jika dihadapkan pada gesekan-gesekan yang memaksakan seseorang untuk bisa berbohong, misal, menyengkut harga diri dan kehormatan.

4. Kejujuran yang selalu dijaga bisa runtuh hanya karena satu kebohongan lebih-lebih hanya untuk menanggapi masalah sederhana.



-Berhenti sejenak merefleksikan peristiwa-peristiwa terdahulu hingga sekarang-

Mmmm...mm...m... Memang ada benarnya apa yang dikatakan teman dan bapak itu atau mungkin lelaki yang lainnya. Hanya saja keyakinan untuk meringankan diri dan orang lain menjadikan kejujuran masih layak untuk dipertahankan. Meskipun kadang ajurrrrrrrrrrrrr,,, di awal atau diakhirnya.



-Berhenti sejenak merefleksikan kembali peristiwa-peristiwa terdahulu hingga sekarang-

Muncul pulalah persepsi mungkin bagi beberapa wanita jujur itu  membosankan, tidak ada misteri, tidak berharga atau tidak menarik lagi untuk bisa membuat penasaran.



Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, [17:7].

Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. [16:30]



Tidak menjadi pembohong, munafik, dkk-nya:

1. Tidak mengkondisikan diri berada di lingkungan yang tidak memaksakan diri/ lingkungan yang membentuk seseorang harus berbohong. misal, berada dalam athmospir yang bisa mengancam harga diri dan kehormatan. Artinya mengkondisikan di dalam lingkungan yang memberi penghargaan terhadap kejujuran dan lingkungan yang menerima sesorang apa adannya.

2. Mempersepsikan diri bahwa jujur kepada orang lain itu jahu lebih baik dari pada berbohong dan mendapatkan balasan dari-NYA. Dan,

3. Mencoba meninggikan diri bahwa jujur itu derajatnya lebih tinggi dari pada harus berbohong sekalipun memiliki konsekwensi yang besar.

4. Menganggap jujur berarti tinggal mengupayakan untuk dimengerti atau diperbaiki.



Dengan tidak bangga menceritakan

Jujur, apakah dulu MP Ardianto waktu kecil pernah meminum Bir Bi***ang dan tuwak yang dikasih tetangganya, apakah dulu pernah paling banyak saat "bergiliran" di mobil dan muntah chechek disaat ada acara pernikahan adik temannya? pernah!. (tidak kecanduaan, hanya coba-coba dan alhamdulillah sudah berhenti. TOBAT NASUHA!! dan berani mengkatakan TIDAK!!)

Jujur, apakah MP Ardianto yang pernah terjebak menemani temannya ngGanja hingga temannya tertawa chekikikan sendiri gak jelas dan tahu bagaimana cara temannya makai, tahu tekstur dan bau asap ganja, apakah dulu pernah disuruh ngantar teman habis nyuntik/nyeped (nyabu)? pernah!. (tidak ingin nyoba sekalipun!!)

Reaksi Yang Didapat

Tanpa harus melihat tulisan tobat atau di kritis mempertannyakan alasannya kenapa, dari kejujuran ini kemungkinan reaksi yang dapat dimunculkan: "negatif!" "negatif!" "negatif!" dan "negatif!!". Skalipun memang gak nakal dan pendiam hingga sekarang. Itulah cara beberapa orang menghargai sebuah nilai kejujuran dalam kehidupan mereka. Jujur itu ajurrrrrrrrrrrrrrrrrrr,,,



Dengan sedikit mengesampingkan perasaan diri, berupaya kritis dengan situasi dan kondisi itu tidak akan membunuh orang lain. Jika dibumbui rasa cinta dan/atau kasih sayang dari diri dan/atau orang lain akan muncul usaha untuk memperbaiki.



Whateverlahhhhhh,,, (yang dekat, dekatttt,,,, yang jahu biarlah menjahu, tidak keberatan juga untuk di jahui. Sak karepmuahmuahmuahmuahmuahmuahmuah!!.
=======
woman hobby cheated man

discussion delivers man

still recall friend discussion -gemar- cheat the darling and discussion with aged pedicab artisan 47tahunnan at ma cafe bandi deer cliff intersection that has perception sameness or may be another man. less more it they are mengkata: " wong wedok i am seneng membujuki! " (that woman likes to cheat)ed with my angered taste asks: " lha! koug isok? ! " (lha! kog can? ! ). answer them: " lha koyok opo ngomong honest koug even menyeneni kutowo nggondoug! " (lha like what to speak honest even reprimanded or resentful).



sepengetahuan:

1. that honesty tranquilizes.

2. if that honesty narateds matters not good live to strive for to memengerti or repaired.

3. defend that honesty is difficult if aimed in frictions that force upon somebody to be able to lie, example, menyengkut selfrespect and honour.

4. honesty always be watched over can collapse just because one falsehood more just for receive simple problem.



-berhenti a moment merefleksi earlier events up to sekarang-

mmmm. . . mm. . . m. . . really there the true what said friend and that father or may be the other man. only confidence to unburden self and another person makes honesty stills proper to defended. although sometimes ajurrrrrrrrrrrrr, , , at beginning or mengakhirnya.



-berhenti a moment merefleksi return earlier events up to sekarang-

appear also perception may be for several that honest womans borings, there is no mysterious, worthless or graceless again to be able to make angered.



if you do a kindness (to mean) you do a kindness for merimu self and if you misbehave, so (crime) that is for merimu self, [17: 7.

people who does at this world gets (revenge) good. [16: 30



doesn't be liar, hypocrite, dkk-:

1. must not condition self reside in environment must not force upon self/ environment that form somebody must lie. example, stay in athmospir that can threaten selfrespect and honour. mean to condition in environment that give appreciation towards honesty and environment that get sesorang what adan.

2. mempersepsi self that is honest to that another person is jahu better from in lies and get reply dari-. and,

3. try to uplift self that is that honest is higher the degree from in must lie even if has big consequence.

4. consider honest mean to live to strive for to memengerti or repaired.



without proud narated

honest, did mp ardianto little time ever imbibes beer bi***ang and tuwak mengasih the neighbour, did ever at most moment" take turns" at car and vomit chechek menyaat there the friend younger brother wedding programme? ever! . (not kecanduaan, only tries and praise be to god stop. repent nasuha! !  and dare mengkata not! ! )

honest, what mp ardianto ever trapped accompany the friend ngganja up to the friend laugh chekiki self clear caw and know to how the friend manner makai, know texture and marijuana smoke smell, did ever orderred ngantar friend finisheds nyuntik/nyeped (nyabu)? ever! . (doesn't want nyoba even if! ! )

reaction that got

without having to see article repent or at critical mempertannya whose the reason, from this honesty is reaction possibility that can be showed: " negative! " " negative! " " negative! "  and " negative! ! " . skalipun really naughty caw and taciturn until now. that's manner several persons appreciates a honesty value in their life. honest that is ajurrrrrrrrrrrrrrrrrrr, , ,



meagrely override feeling self, cope critical with situation and that condition will not kill another person. if flavoured love and/or affection from self and/or another person will appear effort to will repair.



whateverlahhhhhh, , , (near, dekatttt, , , , jahu all right menjahu, not also to at jahui objection. zak karepmuahmuahmuahmuahmuahmuahmuah! ! .

Yang berNafsu Lebih Suka Merasa Mewakili Tuhan

Yang berNafsu Lebih Suka Merasa Mewakili Tuhan

Sebuah kata-kata:



"Yang aku tahu pastiii,,, Aku CINTA dan tidak pernah tidak serius terlebih sengaja mempermainkan hati. Apa yang terjadi selama dan sepanjang massa iniii,,, Aku tidak pernah BERSPEKULASI ini JODOHku atau bukan, yang datangnya dari-NYA untukku. Setahukuuuu,,, Aku masih berada dalam hukum-NYA (fitrah & sunnatullah-NYA) dan diberi AKAL untuk MENCINTAI CINTA bagaimanapun keadaannya. Sayang, saat berhadapan dengan nafsu kerap tidak memahami keadaan terlebih enggan berkompromi dengan akal"



Bagaimana semua bisa mengkatakan ini jodohku, jodohnya, jodoh mereka atau tidaknya, bila tidak ada usaha memperbaiki dan mempertahankan cinta (mencintai cinta). Berbeda pula kualitas akhir cinta antara mengawali cinta dengan akal dan nafsu?
======
desire more like to felt to represent god

a words:



" i know trueee, , , i love and never not serious particularly expressly monkey heart. what is going on during and along, , , i am never take a gamble on this is my marriage partner or not, incoming fromi- to me. in my know, , , i still to stay in law- (natural tendency sunnatullah-) and given mind to love to love however the conditon. pity, moment deal with desire often doesn't realize conditon particularly dislike to compromise with mind"



how all says this my marriage partner, the marriage partner, their marriage partner or not it, when there is no effort repair and defend to love (to love to love). differ also quality ends to love between precede love with mind and desire?


Bahaya Laten cHaKep+ers (O_o?!)

Bukan karena kualitas materi tapi kesanggupan / kemauan atau bisa tidaknya -mental- seseorang untuk menghadapi masalah. Karena hidup masih terus berjalan. Dan perlu disadari dan disyukuri, yang memberikan perhatian / mengkuatkan selama ini hanya orangtua dan/atau saudara dan/atau pasangan. Tapiiii,,, tanpa merekapun jika sudah cHaKep, nakal dan sexy secara otomatis banyak orang yang peduli dan shayangggggg,,, koggggg,,,. (O_o Hasyu tenan).



Terbesit pemikiran jika benar secara psikologis:

1. kebutuhan orang cHaKep untuk diperhatikan mudah terpenuhi,

2. tidak terbisa/ tidak tahan putus perhatian dalam jangka waktu lama, dan

3. terbiasa cepat mendapatkan apa yang diinginkan.

Berdasarkan keinginannya (temporarry). Maka mereka punya perasaan hak untuk memilih perhatian mana saja yang disukainya.

Dalam suatu situasi dan kondisi tertentu, bila tidak mampu/ tidak tahan berlama-lama dalam kesendirian ada kemungkinan:

1. Memutuskan untuk menggoda/ menaruh perhatian seseorang yang dipilihnya. Atau,

2. Merespon seseorang yang sudah menggodanya tanpa harus jadian (baca:pacaran/ menikah), semacam merindukan sensasi-sensasi yang memicu adrenalin atau hanya untuk memastikan diri kembali bahwa masih mendapat perhatian. Atau,

3. Dengan terpaksa mendapatkan yang tidak sesuai keinginan, dengan rasionalisasi: "mungkin saja jodohnya"



Dalam perjalanannya, saat mereka sudah berpasangan. Jika mereka sudah mendapatkan yang lebih baik (PIL/WIL) meskipun belum jadian dan merasa jenuh di awal atau tengah-tengah atau akhirnya. Mereka masih merasa berhak menggantinya karena merasa masih mempunyai stock perhatian yang lain.



Dalam kondisi semakin lama, semakin merasa tidak cHaKep/ merasa kecHaKepan diri yang berkurang (karena usia, dkk-nya) atau menciptakan situasi dan kondisi dengan memutus perhatian melalui FB, FS, Telepon,dll bahkan mungkin tinggal jahu dari perhatian (pedalaman amazone papuan zimbawe afrika kutu mba-mba mungkin). Maka akhirnya mereka merasa terpenuhinya kebutuhan untuk diperhatikan kemungkinan kecil dirahi.



Datangnya kata-kata: "Ojok pelah-peleh engkoug enthoug bongkrheng" (jangan pilih-pilih nanti dapatnya jelek) kemungkinan didapati dalam kondisi memaksakan atau terjebak di tengah-tengah perjalanan. Misal, mau milih yang lain tapi malas, tidak seperti yang dulu mau apalagi mumpung laku atau mau milih yang lain tapi sudah tidak seperti (semenarik) yang dulu.



Mungkin sekalipun mereka menikah. Dalam situasi dan kondisi tertentu yang menciptakan kebangkitan perasaan sebagaimana yang dulu pernah TERLATIH/ terkondisikan/ TERBIASA untuk bisa memenuhi kebutuhan akan perhatian (post "power" syndrome) lebih-lebih athmospir rumah tangga yang gelap kemungkinan perselingkuhan itu ada. Asal ada perasaan suka sama suka selingkuh itu mudah.



Jadi kualitas kontrol keluarga yang membuat seseorang menjadi takut bertingkah aneh-aneh dan alasan agama (tidak mempermainkan, kesetiaan, dkk-nya) masih saja menjadi alasan terkuat kenapa memilih pasangan itu sebenarnya tidak mudah.



Secara kayaknya yang merasa cHaKep-cHaKep gag usah perlu semacam gaTH**Li dech! Banyak orang yang mendo'akan jelek-jelek. Seharusnya niatnya baik awal dan akhirnya.



*cHaKep, parameternya tidak harus wajah (materi yang cHaKep). Setidaknya cukup mempunyai self-esteem yang tinggi untuk layak dipilih.
=======

bot because of matter quality but competence / will or can not it -mental- somebody to face problem. because alive stills then walk. and necessary realized and menyyukuri, give attention / mengkuat during the time only parents and/or brother and/or pair. tapiiii, , , without merekapun if chakep, naughty and sexy automatically many people that care and shayangggggg, , , koggggg, , , . (o_o hasyu tenan).



besit thinking if true according to psikologis:

1. person need chakep to payed easy fulfilled,

2. not recourse/ doesn't hold back to broken off attention within long, and

3. accustomed fast get what desirable.

based on the willing (temporarry). so they have feeling right to choose particular attention menyukainya.

in a situation and certain condition, when not can/ not hold back prolonging in solitary there possibility:

1. decide to tempt/ put somebody attention mempilihnya. or,

2. responsive somebody that tempt it without having to derived (read: pacaran/ get married), a kind of miss sensations trigger adrenalin or just for ascertain self returns that still to get attention. or,

3. perforcedly get inappropriate willing, with rationalization: " may be the marriage partner"



in the trip, moment they berpasangan. if they have got better (pill/wil) although not yet derived and felt satisfied at beginning or midst or final. they still to felt justifiably replaced it because felt to still has stock other attention.



in a condition longer, more felt not chakep/ felt kechakepan self that decrease (because age, dkk-) or creat situation and condition with memutus attention passes fb, fs, telephone, etc even may be live jahu from attention (outback amazone papuan zimbawe flea africa mba may be). so final they felt penuhinya need to payed little possibility merahi.



words incoming: " ojok pelah-peleh engkoug enthoug bongkrheng" (don't be finical later can it ugly) possibility be be found in a condition force upon or trapped at trip midst. example, want to chosen other but lazy, doesn't such as those which formerly want even less as long as sold out or want to chosen other but hasn't like (semenarik) formerly.



may be even if they get married. in situation and certain condition that creats feeling resurrection as formerly ever skilled/ kondisikan/ accustomed to be able to fulfils need attention (post" power" syndrome) more athmospir possibility dark household perselingkuhan that is there. origin there feeling like same like selingkuh that is easy.



so family control quality that make somebody is afraid flighty strange and religion reason (doesn't monkey, troth, dkk-) still be cogent reason why chooses that pair actually not easy.



according to like it that felt chakep gag take care necessary a kind of gath**li dech! many people mendo'a ugly. should beginning good the intention and final.



chakep, the parameter must not face (matter chakep). at least enough has self-esteem tall for proper chosen.

SELINGKU dan BERSYUKUR

SELINGKU dan BERSYUKUR

Sama-sama sudah berpasangan. Asal suka sama suka sudah cukup mewakili syarat awal sebuah perselingkuhan. Ada aksi dan ada reaksi. sebagaimana umumnya untuk mengwali: lelakilah secara langsung menyatakan keterusterangan atau wanitalah yang secara tidak langsung mencoba untuk menggoda. Hrrrgggg,,, hhhrrrrggg,,, hrrrggg,,,



RESISTEN SELINGKUH

Selingkuh tidaknya tergatung dari besar kecilnya reaksi atas ketakutan terhadap hukuman yang diciptakan oleh Tuhan, masyarakat, keluarga dan negara:

1. Secara moral. Agamalah yang menjadi alasan utama kenapa perselingkuhan itu dilarang. Jika melanggarnya maka yang terjadi adalah perasaan bersalah, neraka, berdosa, dkk-nya.

2. Secara etika. Kontrol sosial, pola didik dan pendidikan mempengaruhi seseorang bertindak untuk memikirkan jahu kedepan yang dalam pelaksanaannya seseorang tidak harus mengikatkan pada alasan agama (moral). Ketakutan di tjap buruk terlebih sudah mengganggu rumah tangga orang sehingga kedepannya dapat mempengaruhi stabilitas rumah tangga pribadi misalnya.

3. Secara emosional: kasih dan sayang kepada pasangan dan/atau anak disebabkan besar rasa saling menggantungkan/ melengkapi hidup yang tidak hanya bersifat materi. Sehingga untuk melepaskan begitu saja rasanya eman karena tidak bisa tergantikan (chayang benerrrr,,,).



MENGADA-ADA

Mencari-cari alasan yang tidak proporsional (mengangkat masalah yang sudah-sudah yang tidak terikat oleh waktu) dan menjadikannya seolah-olah mewakili perasaan dan tidak ada titik temu karena keengganan untuk mengikhlaskan, mengalah, memaafkan, dkk-nya demi bangunan cinta. Yang kebanyakan -mungkin- terkait persoalan etika. Sedang etika itu sendiri normatif. Sudahlah cukup untuk menjadikannya alasan kenapa berselingkuh. padahal selingkuh lebih dekat kepada alasan moral.



BERSYUKUR

Terlalu banyak berandai-andai (khususnya wanita yang merasa Oke!) ingin menjadi wanita sholeha, ingin menjadi bidadari-bidadari penghuni surga, ingin mendapatkan lelaki yang paham dan mengerti al-hadist dan Al-Qur'an, ingin bla,,, bla,,, bla,,, bla,,, bla,,, bla,,,bla,,, bla,,, bla,,,bla,,, bla,,, bla,,,bla,,, bla,,, bla,,,bla,,, bla,,, bla,,, ("cocok juga tuch alasan buat alasan selingkuh!". xixixixixixi,,,) yang terdengar mengada-ada lebih-lebih menggunakannya sebagai alasan memutus lelaki yang mencintainya. Mungkin sebagaimana lelaki lainnya, seorang wanita bisa B.E.R.S.Y.U.K.U.R aja! Sudah lebih dari cukup menjadikan dirinya sempurna di dunia (insyaALLAH, akhirat juga).



Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. [4:135]



Bersumpahlah wahai wanita -terus berusaha- bersyukur dengan pasangan yang menyayangimu, hingga muncul sebuah pengertian. Bersumpalah wahai lelaki bertanggungjawab "jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. [4:34]
=======
my interval and grateful

same berpasangan. origin has liked same like enough represent initial condition a perselingkuhan. there action and there reaction. as usually to mengwali: man directly declare straightforward or woman indirectly try to tempt. hrrrgggg, , , hhhrrrrggg, , , hrrrggg, , ,



resisten selingkuh

selingkuh not it gatung from big the so small reaction on fear towards punishment that created by god, society, family and country:

1. morally. religion that be principal reason why perselingkuan that is forbidden. if break it so that guilty feeling, hell, sin, dkk-.

2. according to ethics. social control, pattern educates and education influence somebody act to think jahu to the fore in somebody the execution must not fasten in religion reason (moral). fear at tjap bad particularly disturb person household so that to the fore it can influence for example individual household stability.

3. emotionally: affection and pity to pair and/or child is caused big taste mutual hang up/ equip alive not has only matter. so that to release off hand likely eman because can not be replaced (chayang benerrrr, , , ).



concoct

look for thoroughly reason not proportional (lift problem that unattached by time) and make it impressing represent feeling and there is no points meets because aversion to mengikhlas, succumb, forgive, dkk- by building loves. majority -mungkin- related ethics problem. itself ethics normatif. last for make it why berselingkuh reason. while selingkuh bearer to moral reason.



grateful

too much berandai-andai (especially woman that felt okay! ) want to be woman sholeha, want to be heaven occupant fairies, want to get man that understand and understand al-hadist and al-qur'an, want bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , (" fit also tuch reason makes reason selingkuh! " . xixixixixixi, , , ) heard concoct more use it as reason memutus man that love it. may be as another man, a woman can b. e. r. s. y. u. k. u. r aja! more than enough make perfect self at world (insyaal, hereafter also).



alas people who believes in, roger you one who genuinely justice enforcer, be witness because allah although towards merimu self or mother bapa and class your family. [4: 135



swear alas woman -terus berusaha- grateful with pair that love you, up to appear a explanation. bersumpa alas man bertanggungjawab" if they obey you, so don't you look for thoroughly road for the bothersome. actually allah very tall again the almighty. [4: 34]

Semakin Muda Semakin Sulit Mengerti

Semakin Muda Semakin Sulit Mengerti

"Anak-anak masih saja gemar mengajukan permintaan aneh-aneh. Dipikirnya hanya senang-senang dan indah-indah. Tanpa melihat susahnya bagaimana proses mengabulkan permintaannya. Akan jadi serba salah jika tidak menurutinya. Sedang sudah menjadi tanggungjawab pribadi karena  sudah berani bawa anak orang. Dan orangtuanya hanya berpesan untuk membahagiakan anaknya"



Kalau sudah begini terlebih dalam jangka waktu lama:

1. Baiknya sedari awal si Anak sadar dan tidak memaksakan diri kalau belum siap tidak usah ikut. Atau,

2. Memaksakan diri kalau mampu membuatnya senang dan indah-indahan. Padahal diluar itu urusan pribadi masih belum selesai.

3. Memampukan diri terlebih dahulu baru membuatnya senang dan indah-indahan.



satu, dua dan tiga terlalu ribet. Baiknya yang masih anak-anak tidak usah/ tidak maksa untuk minta dilihatkan dunia luar dech!. Karena yang nampak senang-senang dan indah-indah tidak menjamin bertahan lama. Bisa jadi awalnya saja. Terlebih terselip ketidakjujuran. Karena juga kehidupan tidak semulus yang dibayangkan. Baiknya orangtuanya mengawasi dan mengajarkan kepada anaknya bagaimana kerasnya dunia luar sana. Iya kalu yang ngajak orang baik-baik, kalo engga?.



Haruskan menunggu anak-anak menjadi seorang bergelar sarjana atau seseorang yang sudah dikenalkan susahnya hidup sejak kecil hanya untuk menemukan kematangan diri bagaimana mengartikan sebuah kehidupan berpasangan sampai mati?!.



Bagaimanapun juga anak-anak masih saja gemar mengajukan permintaan aneh-aneh (namanya juga anak-anak). Butuh kesabaran ekstra hanya untuk memberikan pengertian dan kesadaran bagaimana dunia luar dan dengan menggunanakn bahasa anak-anak tentunya karena satu kesalahan nada dan penjelasan bisa berakibat fatal, proses pemulihannya juga relatif lama. Dengan akhir yang baik/ buruk, pastinya lambat laun anak-anak tahu dengan sendirinya bagaimana sulitnya proses mengabulkan permintaannya selama ini sehingga apa yang terjadi terhargai, sekalipun sudah terlambat dan yang terpenting sekalipun juga masih tetap berspekulasi bahwa cobaannya yang dihadapi itu adalah karma s.d pengada-adaan lainnya. (O_o Sabarrr,,, namanya juga anak-anak. Hahahahahayyy,,,)







*Tidak ada kaitan sama sekali tentang pedhophilia lebih kepada ranah hubungan asmara.
====
more younger more difficulter understand

" children stills love to submit strange request. mempikirnya only glad and beautiful. without see the difficult how process grants the request. will so awry otherwise menuruti. be individual responsibility because dare to bring person child. and only leave a message to make happy the child"



if like this particularly within long:

1. the good since beginning the aware child and doesn't force upon self if not yet ready there is no need to come along. or,

2. force upon self if can to make it glad and indah-indahan. while outdoor that is private affair stills unfinished.

3. memampu self beforehand new make it glad and indah-indahan.



one, two and three too ribet. the good that still children not take care/ not maksa to ask melihatkan world outside dech! . because glad visible and beautiful doesn't guarantee to go along way. possible initially. particularly inserted knavery. because also life not as pure as that imagined. the good the parents supervises and teach to how does the hard world outside there. iya kalu ngajak person well, kalo engga? .



oblige to wait children is a have a title scholar or somebody that introduced the difficult alive since childhood just for find how interpret a life berpasangan until die? ! .



any way children stills love to submit strange request (also children the name). want extra patience just for gives explanation and how does world outside and with menggunanakn children language of course because one tone error and explanation can have consequences fatal, also long relative the restoration process. with end good/ bad, certain it gradually children knows by itself how does the difficult process grant the request during the time so that what is going on esteemed, even if late and above all even if also still permanent take a gamble on that the test that faced that karma s. d pengada-adaan another. (o_o sabarrr, , , also children. hahahahahayyy, , , )



tidak there hook absolutely about pedhophilia more to love affair domain.
Powered By Blogger