KIERKEGAARD

“Surat tetap merupakan sarana yang tak tertandingi untuk membuat gadis muda terkesan. Huruf yang mati itu sering berpengaruh kuat dari pada yang hidup” (Kierkegaard)

Entri Populer

20150623

Illumination -mungkin- Menciptakan Gangguan Mental


Mengikuti pemberitaan dan bacaan tentang Illumination dengan organisasinya (Freemasonry) dari mulai symbol yang dihubung-hubungkan hanya karena satu mata sampai pengembangan alat-alat canggihnya, Lucifer Enterprise, Bio-Chip, Electronic Transfer, Mondex, dll.

Ilmu Komunikasi
Entah karena antara percaya dan tidak percaya, harus ada bukti empiris. Sayangnya tidak dijumpai pendekatan komunikasi politik yang mungkin dalam analisannya beberapa pihak dengan sengaja memunculkan ketakutan tersendiri dengan untuk mencapai tujuan tertentu. Artinya Freemasonry hanya sebatas organisasi politik dan Illumination hanya penghubung-hubungan symbol. Semacam kebohongan publik pada saat kampanye. Entah sebagai penangkal black campaign atau mengukur kekuatan iman partai tetangga, dll.

Psikolog
Belum juga dijumpai psikolog membahas soal Illumination membicarakan motivasi termasuk motivasi menghubung-hubungkan satu dan lainnya, yang mungkin terlalu tradisonal, seperti halnya seseorang menghubungkan tulisan seseorang lalu mengasosiasikan (mensimpulkan) tanpa mengkroschekan kebenarannya, bisa jadi seseorang menggambar satu mata karena suka, terlebih suka tapi tidak disadarinya atau memiliki motif yang berbeda dari anggapan selama ini. Sedang yang dimaksud teknologi Illumination berdiri sendiri, sebuah project biasa untuk alasan pertahanan negara, tidak ada kaitannya dengan Illumination. Ketertutupan atau operasi rahasia USA juga patut dituding menciptakan penafsiran yang beragam termasuk persoalan Illumination.

Illumination -mungkin- menciptakan gangguan mental, menjadi tema dan hiburan bahkan solusi yang mengasyikan untuk diikuti di tengah-tengah caruk maruk kehidupan dunia. Terlebih dibicarakan saat cangkrukan ngopi nang perapatan!.

20150611

Filusuf Lebih Mengenal Tuhan

"Tema diskusi -syarat- atheis dengan subtasi menanyakan eksistensi Ketuhanan. ("Tuhan di mana?" "Saya berfikir maka Tuhan ada yang terinspirasi oleh Rene Descrates dengan cogito ergo sum-nya". "Tuhan itu bla... bla... bla... bla...") Harusnya dihindari karena sudah banyak terjadi COPY PASTE COPY PASTE pertanyaan dan jawaban yang memuakkan dan sudah tidak keren lagi, terlebih oleh penggemar filsafat. Dan, harusnya melalui pengalaman itu sudah mengenal Tuhan dengan baik dibandingkan dengan kaum yang dalam sejarahnya disuruh wiritan oleh Rasullullah S.A.W karena takut berperang"

Cinta Ilmu

"Suka dikelilingi, mendapat pengetahuan dari mendengar cerita keluh kesah atau mengintip orang-orang yang punya harapan besar akan dunia pendidikan, organisasi dan kesejahteraannya. Orang-orang yang melanjutkan kuliah lagi, orang-orang pusing mengerjakan tugas akhirnya, orang-orang dengan gelar pendidikan yang tinggi, orang-orang dengan ide original yang inspiratif (baca: bukan copy paste), orang-orang yang memulai belajar dan semangat -baru- berwira usaha atau melamar pekerjaan, orang-orang yang mencintai budaya asli (manusia dan peninggalannya), mempelajari tempat yang baru dalam penjelajahannya. Bagi saya mereka adalah warna dalam alam pikiran. Di sisi lain, tidak suka dengan orang-orang yang tanpa pengetahuan dan kesabaran yang cukup di situasi tertentu, mereka menulis atau berkomentar. Atau mencoba mencari perhatian dengan cara/ pola yang mudah di baca/ tebak, umum bahkan terkesan manipulatif atau meraka yang mengandalkan satu kelebihan/ pengetahuan tanpa perubahan sama sekali".
‪#‎Like_Dislike_Its_Normal‬

Rumah Tangga dan Sosial Media

"Tak satu pun nampak (implicit) dipermukaan menulsikan konflik rumah tangga di sosial media, yang terdengar hanya cerita indah bersama. Sedang di luar sana, ada yang otaknya menangkap isyarat dari pola -assosiatif- terselubung sebuah penggalan kalimat atau bahkan kata. Tidak dapat kita pungkiri sebagai bagian dari makhluk sosial dan pikiran orang lain bebas menangkap isyarat sebuah tulisan"

Tidak Ada Presiden Yang Buruk

Ada aliran ekonomi kerakyatan, Neo/ Liberal; Ada aliran psikologi behaviorism, humanism, dll; Ada ideologi komunis - sosialis Marx , Hegel, dll, Liberal oleh Adam Smith, dll. Yang kesemuannya bertahan hingga saat ini.
Artinya semua niatan itu baik, terlahir dari penderitaan/ masalah untuk tercapainya kesejahteraan manusia Sedang kejahatan ekonomi, politik, moral, dll juga terjadi di setiap aliran.
Oleh sebab itu tidak perlu menyalahkan keputusan/ kebijakan pemerintah tapi CARA/ SISTEMNYA PERLU DIPERTANYAKAN sesuai tidak dengan ideologi yang disepakati bersama melalui UUD, dll. Maka memilih parpol dan wakil rakyat, keterbukaan rencana dan strategi oleh pemerintah kepada rakyat sangat diperlukan.
**Pertarungan sebenarnya adalah pertarungan ideologi. Opini yang terlalu banyak pilihan dan membingungkan itu sebenarnya adalah penawaran ideologi ketika diri kita tidak ideologis (tidak memiliki ideologi)**

Kopi Hari Ini Belum tentu sama dengan Kopi Esok

"Duduk "cangkrukan ngopi nang perapatan" diantara penduduk migrant yang mengadu nasib di Surabaya yang sedang menikmati acara Dangdut Academy Ind*siar dan mengabadikannya dengan aplikasi foto BlackBerry yang mulai rusak. Mungkin Ini lah deskripsi keharmonisan masyarakat tanpa kelas, apa adanya, dan idealism kaum marginal yang berusaha bertahan diantara keadaan yang sulit di tebak dan dikendalikan".
"Esok biarlah tetap esok dengan secangkir "Jamaica Mountain Bue" di Exelsso atau tetap sama "cangkrukan ngopi nang perapatan".
‪#‎Caranya_Sendiri_Sendiri‬

Nasihat Untuk Adik-Adikku‬

"Hai adik-adikku yang aku banggakan!. Tanamkanlah niat tulus pada pacarmu. Jangan kahwatir akan nasib kondisimu nanti. Jika kamu di putus karena materimu yang sedikit maka Tuhan menghendaki dia bukanlah jodohmu. Setidaknya kamu sudah menunjukkan niat tulus yang bisa jadi tidak dimiliki laki-laki lain yang pernah dijumpainya dan dia akhirnya BONGKOHHH!!! Menyesali kepergianmu" ‪#‎Melawan_Tanpa_Kekerasan‬
*Terilhami Foklor Indonesia

Aksi Jaringan Sosial Mendorong Motor Mogok

"Terilhami rasa kasihan kepada orangtua yang mendorong motoronya yang mogok hingga bermandikan keringat terlebih anak dan istrinya berjalan kaki membuntutinya dari belakang, mendengerkan pengalaman teman, saudara terdekat, hingga kita sudah terbiasa mendengarnya. Saya ingin mendirikan sebuah AKSI JARINGAN SOSIAL yang bergerak di bidang pelayanan. Non profit. Membantu pengguna jalan yang kendaraanya mogok karena kehabisan bensin, mesin rusak, dll yang membagi area kerja berdasarkan wilayah. Adapun tugasnya hanya mendorong motor hingga ke pom bensin atau bengkel terdekat bilamana perlu memberikannya makanan atau minuman bahkan memberikannya uang bila pengendara tidak membawa bekal atau uangnya nipis"
**Kepikiran begal, kepikiran di tjap. lalar gawe, kepikiran bla... bla... bla...**

----------------------
 Dengan segala kerendahan hati, kita sudah cukup lumayan biasa ndorong, tidak bantu juga pernah, meski hati kecil tidak nyaman. Normal saja. Alasannya karena telat atau sibuk atau arus jalan dan tujuannya berbeda. Tapi khas saat mendorong, kita biasanya 1) Gak banyak tanya biar "customer" nyaman; 2) Bila memungkinkan sebisanya menawarkan bantuan lebih, uang buat beli bensi misalnya; 3) Tidak meninggalkan ID nama, alamat, dll untuk menghindari kesan jelek; 3) Sudah sampai tujuan balik salam, langsung kabur" grin emoticon Hehehehe.... Btw, thanks yah atas atensi dan ceritanya"

Aku Dan Istriku Berbicara Harga Pencitraan

Tanpa harus bersinggungan dan tanpa mengurangi rasa hormat kepada orang lain. Kami, saya dan istri sempat ada diskusi kecil-kecilan di pizza hut darmo soal harga dari pencitraan yang berpengaruh pada terbentuknya status/ stratifikasi/ kelas sosial tersendiri. Bahasa sangat kasarnya upaya mendapatkan rasa hormat dan penghargaan sosial timbul dari perasaan diri yang tidak memiliki tempat sosial yang ideal. Ralitanya hal tersebut oleh sebagian orang dianggap penting dan sebagian yang lain dipikir tidak terlalu berarti karena ada masanya ritme biasa manusia naik dan turun, ada pula yang menganggap tidak penting karena semakin tinggi pencitraannya maka semakin sakit pula jatuhnya.
Dari diskusi itu ada sebuah perkataan menarik dari istri: "Tidak usah menunjukkan apa yang kita beli untuk kepentingan pencitraan. Biar orang lain tahu-tahu sendiri melalui pertemuan -tidak disengaja- di sebuah tempat yang prestiges atau mampu menjawab produk knowlage sebuah makanan atau tempat prestiges yang recommended".
**Dia belajar di mana?**

Rakyat Biasa

Ada guru honorer yang mengabdi > 10 tahun mengeluh belum diangkat menjadi PNS.
Ada pegawai outsourcing/ kontrak yang merasa dipermainkan oleh pemerintah dan kapitalis.
Ada sarjana muda menganggur > 3 tahun.
Tidakkah kau ingat "Gusti Allah mboten sare"
Kutakmelawan dengan keadaan ini.
Tapi aku bersabar sayangku...
Ada yang ingin membuka giras tapi terhadang oleh modal.
Ada pula yang kesulitan jujur dengan keadaan.
Ada yang membiarkan dirinya tanpa perubahan dan termakan oleh usia.
Tak perlu kau tahu seberapa jahu usahaku.
Ini semua bukan khayalan si miskin duhai sayangku...
Ada cerita kuli bangunan berhasil hingga memiliki omset ratusan juta per bulan.
Ada cerita anak pedalaman melanjutkan kuliah hingga ke luar negeri.
Ada harapan disetiap langkah sayangku...
Kita adalah manusia yang sama.
Tidak ada pembeda antara aku, kau, dia dan mereka.
Sadar terjebak oleh sistem.
Melawan lalu mati atau diam, tak berarti.
Bapak Ibuku hanya buruh tani biasa bukan pemilik lahan.
Sadarkah kau dengan keadaan ini.
Yang tak butuh dimengerti.
Tapi dipahami.
Biarkan aku sendiri mennemukan jalan hidup ini.
Tunggulah aku didesamu sayangku! Yang tak lama lagi kudatangi.

Maksud Hati Berdamai

"Maksud hati besilahturahmi dan berdamai dengan alam semesta raya beserta isinya agar dilancarkan dan ditunjukkan jalan yang baik dan benar. Jika disalahartikan maka tunggulah bagaimana ketidaknyamanan hidup terjadi"
Terinspirasi: Surat an-Nahl ayat 90
Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku 'adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.

Aktualisasi Tanpa Perhatian

"Aktualisasi tanpa perhatian adalah hiburan melepas ketegangan pikiran diantara ketidakberdayaan atau minimnya kekuasaan. Bukan pemberontakan. Sebatas pengajuan konsep atau proyeksi yang belum tentu benar/ terjadi".