20110601

Bahaya Laten cHaKep+ers (O_o?!)

Bukan karena kualitas materi tapi kesanggupan / kemauan atau bisa tidaknya -mental- seseorang untuk menghadapi masalah. Karena hidup masih terus berjalan. Dan perlu disadari dan disyukuri, yang memberikan perhatian / mengkuatkan selama ini hanya orangtua dan/atau saudara dan/atau pasangan. Tapiiii,,, tanpa merekapun jika sudah cHaKep, nakal dan sexy secara otomatis banyak orang yang peduli dan shayangggggg,,, koggggg,,,. (O_o Hasyu tenan).



Terbesit pemikiran jika benar secara psikologis:

1. kebutuhan orang cHaKep untuk diperhatikan mudah terpenuhi,

2. tidak terbisa/ tidak tahan putus perhatian dalam jangka waktu lama, dan

3. terbiasa cepat mendapatkan apa yang diinginkan.

Berdasarkan keinginannya (temporarry). Maka mereka punya perasaan hak untuk memilih perhatian mana saja yang disukainya.

Dalam suatu situasi dan kondisi tertentu, bila tidak mampu/ tidak tahan berlama-lama dalam kesendirian ada kemungkinan:

1. Memutuskan untuk menggoda/ menaruh perhatian seseorang yang dipilihnya. Atau,

2. Merespon seseorang yang sudah menggodanya tanpa harus jadian (baca:pacaran/ menikah), semacam merindukan sensasi-sensasi yang memicu adrenalin atau hanya untuk memastikan diri kembali bahwa masih mendapat perhatian. Atau,

3. Dengan terpaksa mendapatkan yang tidak sesuai keinginan, dengan rasionalisasi: "mungkin saja jodohnya"



Dalam perjalanannya, saat mereka sudah berpasangan. Jika mereka sudah mendapatkan yang lebih baik (PIL/WIL) meskipun belum jadian dan merasa jenuh di awal atau tengah-tengah atau akhirnya. Mereka masih merasa berhak menggantinya karena merasa masih mempunyai stock perhatian yang lain.



Dalam kondisi semakin lama, semakin merasa tidak cHaKep/ merasa kecHaKepan diri yang berkurang (karena usia, dkk-nya) atau menciptakan situasi dan kondisi dengan memutus perhatian melalui FB, FS, Telepon,dll bahkan mungkin tinggal jahu dari perhatian (pedalaman amazone papuan zimbawe afrika kutu mba-mba mungkin). Maka akhirnya mereka merasa terpenuhinya kebutuhan untuk diperhatikan kemungkinan kecil dirahi.



Datangnya kata-kata: "Ojok pelah-peleh engkoug enthoug bongkrheng" (jangan pilih-pilih nanti dapatnya jelek) kemungkinan didapati dalam kondisi memaksakan atau terjebak di tengah-tengah perjalanan. Misal, mau milih yang lain tapi malas, tidak seperti yang dulu mau apalagi mumpung laku atau mau milih yang lain tapi sudah tidak seperti (semenarik) yang dulu.



Mungkin sekalipun mereka menikah. Dalam situasi dan kondisi tertentu yang menciptakan kebangkitan perasaan sebagaimana yang dulu pernah TERLATIH/ terkondisikan/ TERBIASA untuk bisa memenuhi kebutuhan akan perhatian (post "power" syndrome) lebih-lebih athmospir rumah tangga yang gelap kemungkinan perselingkuhan itu ada. Asal ada perasaan suka sama suka selingkuh itu mudah.



Jadi kualitas kontrol keluarga yang membuat seseorang menjadi takut bertingkah aneh-aneh dan alasan agama (tidak mempermainkan, kesetiaan, dkk-nya) masih saja menjadi alasan terkuat kenapa memilih pasangan itu sebenarnya tidak mudah.



Secara kayaknya yang merasa cHaKep-cHaKep gag usah perlu semacam gaTH**Li dech! Banyak orang yang mendo'akan jelek-jelek. Seharusnya niatnya baik awal dan akhirnya.



*cHaKep, parameternya tidak harus wajah (materi yang cHaKep). Setidaknya cukup mempunyai self-esteem yang tinggi untuk layak dipilih.
=======

bot because of matter quality but competence / will or can not it -mental- somebody to face problem. because alive stills then walk. and necessary realized and menyyukuri, give attention / mengkuat during the time only parents and/or brother and/or pair. tapiiii, , , without merekapun if chakep, naughty and sexy automatically many people that care and shayangggggg, , , koggggg, , , . (o_o hasyu tenan).



besit thinking if true according to psikologis:

1. person need chakep to payed easy fulfilled,

2. not recourse/ doesn't hold back to broken off attention within long, and

3. accustomed fast get what desirable.

based on the willing (temporarry). so they have feeling right to choose particular attention menyukainya.

in a situation and certain condition, when not can/ not hold back prolonging in solitary there possibility:

1. decide to tempt/ put somebody attention mempilihnya. or,

2. responsive somebody that tempt it without having to derived (read: pacaran/ get married), a kind of miss sensations trigger adrenalin or just for ascertain self returns that still to get attention. or,

3. perforcedly get inappropriate willing, with rationalization: " may be the marriage partner"



in the trip, moment they berpasangan. if they have got better (pill/wil) although not yet derived and felt satisfied at beginning or midst or final. they still to felt justifiably replaced it because felt to still has stock other attention.



in a condition longer, more felt not chakep/ felt kechakepan self that decrease (because age, dkk-) or creat situation and condition with memutus attention passes fb, fs, telephone, etc even may be live jahu from attention (outback amazone papuan zimbawe flea africa mba may be). so final they felt penuhinya need to payed little possibility merahi.



words incoming: " ojok pelah-peleh engkoug enthoug bongkrheng" (don't be finical later can it ugly) possibility be be found in a condition force upon or trapped at trip midst. example, want to chosen other but lazy, doesn't such as those which formerly want even less as long as sold out or want to chosen other but hasn't like (semenarik) formerly.



may be even if they get married. in situation and certain condition that creats feeling resurrection as formerly ever skilled/ kondisikan/ accustomed to be able to fulfils need attention (post" power" syndrome) more athmospir possibility dark household perselingkuhan that is there. origin there feeling like same like selingkuh that is easy.



so family control quality that make somebody is afraid flighty strange and religion reason (doesn't monkey, troth, dkk-) still be cogent reason why chooses that pair actually not easy.



according to like it that felt chakep gag take care necessary a kind of gath**li dech! many people mendo'a ugly. should beginning good the intention and final.



chakep, the parameter must not face (matter chakep). at least enough has self-esteem tall for proper chosen.

Tidak ada komentar: