20110601

SELINGKU dan BERSYUKUR

SELINGKU dan BERSYUKUR

Sama-sama sudah berpasangan. Asal suka sama suka sudah cukup mewakili syarat awal sebuah perselingkuhan. Ada aksi dan ada reaksi. sebagaimana umumnya untuk mengwali: lelakilah secara langsung menyatakan keterusterangan atau wanitalah yang secara tidak langsung mencoba untuk menggoda. Hrrrgggg,,, hhhrrrrggg,,, hrrrggg,,,



RESISTEN SELINGKUH

Selingkuh tidaknya tergatung dari besar kecilnya reaksi atas ketakutan terhadap hukuman yang diciptakan oleh Tuhan, masyarakat, keluarga dan negara:

1. Secara moral. Agamalah yang menjadi alasan utama kenapa perselingkuhan itu dilarang. Jika melanggarnya maka yang terjadi adalah perasaan bersalah, neraka, berdosa, dkk-nya.

2. Secara etika. Kontrol sosial, pola didik dan pendidikan mempengaruhi seseorang bertindak untuk memikirkan jahu kedepan yang dalam pelaksanaannya seseorang tidak harus mengikatkan pada alasan agama (moral). Ketakutan di tjap buruk terlebih sudah mengganggu rumah tangga orang sehingga kedepannya dapat mempengaruhi stabilitas rumah tangga pribadi misalnya.

3. Secara emosional: kasih dan sayang kepada pasangan dan/atau anak disebabkan besar rasa saling menggantungkan/ melengkapi hidup yang tidak hanya bersifat materi. Sehingga untuk melepaskan begitu saja rasanya eman karena tidak bisa tergantikan (chayang benerrrr,,,).



MENGADA-ADA

Mencari-cari alasan yang tidak proporsional (mengangkat masalah yang sudah-sudah yang tidak terikat oleh waktu) dan menjadikannya seolah-olah mewakili perasaan dan tidak ada titik temu karena keengganan untuk mengikhlaskan, mengalah, memaafkan, dkk-nya demi bangunan cinta. Yang kebanyakan -mungkin- terkait persoalan etika. Sedang etika itu sendiri normatif. Sudahlah cukup untuk menjadikannya alasan kenapa berselingkuh. padahal selingkuh lebih dekat kepada alasan moral.



BERSYUKUR

Terlalu banyak berandai-andai (khususnya wanita yang merasa Oke!) ingin menjadi wanita sholeha, ingin menjadi bidadari-bidadari penghuni surga, ingin mendapatkan lelaki yang paham dan mengerti al-hadist dan Al-Qur'an, ingin bla,,, bla,,, bla,,, bla,,, bla,,, bla,,,bla,,, bla,,, bla,,,bla,,, bla,,, bla,,,bla,,, bla,,, bla,,,bla,,, bla,,, bla,,, ("cocok juga tuch alasan buat alasan selingkuh!". xixixixixixi,,,) yang terdengar mengada-ada lebih-lebih menggunakannya sebagai alasan memutus lelaki yang mencintainya. Mungkin sebagaimana lelaki lainnya, seorang wanita bisa B.E.R.S.Y.U.K.U.R aja! Sudah lebih dari cukup menjadikan dirinya sempurna di dunia (insyaALLAH, akhirat juga).



Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. [4:135]



Bersumpahlah wahai wanita -terus berusaha- bersyukur dengan pasangan yang menyayangimu, hingga muncul sebuah pengertian. Bersumpalah wahai lelaki bertanggungjawab "jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. [4:34]
=======
my interval and grateful

same berpasangan. origin has liked same like enough represent initial condition a perselingkuhan. there action and there reaction. as usually to mengwali: man directly declare straightforward or woman indirectly try to tempt. hrrrgggg, , , hhhrrrrggg, , , hrrrggg, , ,



resisten selingkuh

selingkuh not it gatung from big the so small reaction on fear towards punishment that created by god, society, family and country:

1. morally. religion that be principal reason why perselingkuan that is forbidden. if break it so that guilty feeling, hell, sin, dkk-.

2. according to ethics. social control, pattern educates and education influence somebody act to think jahu to the fore in somebody the execution must not fasten in religion reason (moral). fear at tjap bad particularly disturb person household so that to the fore it can influence for example individual household stability.

3. emotionally: affection and pity to pair and/or child is caused big taste mutual hang up/ equip alive not has only matter. so that to release off hand likely eman because can not be replaced (chayang benerrrr, , , ).



concoct

look for thoroughly reason not proportional (lift problem that unattached by time) and make it impressing represent feeling and there is no points meets because aversion to mengikhlas, succumb, forgive, dkk- by building loves. majority -mungkin- related ethics problem. itself ethics normatif. last for make it why berselingkuh reason. while selingkuh bearer to moral reason.



grateful

too much berandai-andai (especially woman that felt okay! ) want to be woman sholeha, want to be heaven occupant fairies, want to get man that understand and understand al-hadist and al-qur'an, want bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , bla, , , (" fit also tuch reason makes reason selingkuh! " . xixixixixixi, , , ) heard concoct more use it as reason memutus man that love it. may be as another man, a woman can b. e. r. s. y. u. k. u. r aja! more than enough make perfect self at world (insyaal, hereafter also).



alas people who believes in, roger you one who genuinely justice enforcer, be witness because allah although towards merimu self or mother bapa and class your family. [4: 135



swear alas woman -terus berusaha- grateful with pair that love you, up to appear a explanation. bersumpa alas man bertanggungjawab" if they obey you, so don't you look for thoroughly road for the bothersome. actually allah very tall again the almighty. [4: 34]

Tidak ada komentar: