20110601

Menunjukkan Kekurangan dan Kelebihan

Menunjukkan Kekurangan dan Kelebihan (sebuah pemahaman fenomena eksistensialism)

Mukadimah

sebagai makhluk sosial menunjukkan (kelebihan/ kekurangan) itu perwujudan dari bentuk eksistensi diri di dalam berinteraksi. disadari/tidak tiap-tiap penampakan (fisik, tulisan, photo, dkk-nya) memiliki penilaian dan harapan sendiri-sendiri entah penilainya baik-buruk, kaya-miskin, jelek-chakep, jorok-bersih, suka-mbheleneg, benci-cinta, dkk-nya. Semakin rendah penilaian yang tidak diinginkan itu, semakin tidak menyamankan dan menenangkan.



...



Kontrol

Selama tidak berlebihan. Oleh siapa, kapan, dimana, dengan bentuk apa dan bagaimana saja. Jika berani menunjukkan kekurangan diri berarti ada kelebihan lain dengan persentasi 50-50 atau timpang berat di kelebihannya atau setidaknya mendekati 50% dalam penilaian dirinya. Penilaian diri ini tergantung dari kepekaan sosial tertentu sebagai antisipatif untuk tidak keluar jalur (pro sosial). Ketidaksadaran mengontrol dalam suatu keadaan yang tidak mendukung dapat berakibat pada klaim: sombong.



Dugaan

Eks/implicit, bisa jadi semakin banyak menunjukan kekurangan diri, semakin banyak pula kelebihan yang dimiliki dan sebaliknya semakin sedikit atau bahkan tidak sama sekali menunjukkan kekurangan diri, semakin sedikit pula atau bahkan mungkin tidak ada kelebihan yang ditunjukkan.



Tidak Ada Mengemis

Mana ada yang sanggup menunjukkan kekurangan diri dalam keadaan kekurangan kalau bukan mengemis termasuk pengemis cinta setidaknya peminta-minta yang tidak harus mengemis. Kecuali, benar-benar berani menanggung konsekwensi besar yang diakibatkan pada rasa prustasi karena benar-benar tidak memiliki kelebihan untuk ditunjukkan.



Nyatannya

Nyatannya manusia sedikit/ banyak menunjukkan kelebihan/kekurangannya masing-masing dengan persentasi yang tidak disadari*, masing-masing masih memiliki keinginan untuk tetap menjaga kehormatan dan mendapatkan penghargaan dan mau menuruti keinginan dan harapan-harapannya. Artinnya semakin banyak menunjukkan kekurangan dapat dimungkinkan berkorelasi dengan self-confidern dan self-esteem yang tinggi.



*Catatan: mempersentasikan kelebihan/kekurangan dalam sebuah situasi intim (starBuck/ warung perempatan) dengan kasus tertentu itu persentasi ditunjukkan pada level/darajat tertentu. Baik eks/implicit ambilah contoh si kaya dan si miskin kebanyakan persepsi yang diambil selama ini, bila:

1. Si miskin menunjukkan kekurangan pada orang yang kaya adalah berharap belas kasihan.

2. Si miskin menunjukkan kelebihan pada orang yang kaya adalah sombonggggg,,,

3. Si kaya menunjukkan kelebihan pada orang yang miskin adalah sombong.

4. Si kaya menunjukkan kekurangan pada orang yang miskin adalah rendah diri.

5. akan menjadi sama-sama mengerti atau bahkan konflik (tidak ingin kalah) bila si miskin menunjukkan kelebihannya pada si miskin lainnya. Begitu juga pada si kaya menunjukkan kelebihannya pada si kaya lainnya.



Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati [63:25]



Inklusif

Dalam situasi yang terbuka facebook, friendster, tweeter, pasar, kampus, perkampungan, kantor, dkk-nya nyatannya niat baik bisa menjadi buruk dan niat buruk bisa menjadi baik. Mempersepsikan menapat penialaian baik/ buruk yang tidak bisa dipaksakan di dalamnya itu ada. Menilai segala sesuatunya dari covernya tanpa harus menyelidiki bahkan menguji kerap saja terjadi. Keberagaman satu dan lainnya itu pulalah berakibat terjadinya pengelompokan-pengelompokan yang berjalan natural (sangat natural, mungkin hingga terwujud apa itu cinta). Yang dekat, dekatttt,,,, yang jahu, menjahuuu,,,. Sak karepmuahmuahmuahmuahmuahmuahmuah!!.



Perbedaan

kedekatan itu disebabkan masing-masing individu baik disadari/tidak memiliki kesamaan nilai dengan individu yang lainnya. Tentu nilai/ persepsi yang ditangap masing-masing orang berbeda-beda. Bisa jadi niat/perbuatan baik dinilai tidak baik untuk beberapa orang dan sebaliknya niat/perbuatan jelek dinilai baik oleh beberapa orang. Yang dekat, dekatttt,,,, yang jahu, menjahuuu,,,. Sak karepmuahmuahmuahmuahmuahmuahmuah!!.



Eksklusif

Menunjukkan kelebihan/ kekurangan diri yang berlebihan di ruang terbuka benar-benar telah menciptakan varian nilai yang tak terkendali (beragam-ragam) bisa jadi boomerang membunuh kehormatan dan penghargaan diri bila tidak mampu mengkontrolnya. Kecuali memang memiliki kehidupan yang ekslusif (mengabaikan yang lainnya) atau bisa jadi masuk dalam kategori kurang akal/ asosial/ anti sosial/ sosiopath.



Obejektif

Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan [5:8]



Saling Mengingatkan

Dan tidak ada pertanggungjawaban sedikitpun atas orang-orang yang bertakwa terhadap dosa mereka; akan tetapi (kewajiban mereka ialah) mengingatkan agar mereka bertakwa. [6:69]



Positif

...Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. [2:216]
=======
show deficit and surplus (a phenomenon comprehension eksistensialism)

introduction

as social creature shows (surplus/ deficit) that is realization from self existence form in interacted. realize/not every appearance (physical, article, photo, dkk-) has evaluation and hope self i don't know the grader baik-buruk, kaya-miskin, jelek-chakep, jorok-bersih, suka-mbheleneg, benci-cinta, dkk-. more lower undesirable evaluation that, more doesn't macerate and tranquilize.



. . .



control

during in moderation. by whom, when, where, with what form and how. if dare to show self deficit means there surplus other with percentage 50 or heavy unstable at the surplus or at least approach 50% in self evaluation. this self evaluation dependings from certain social sensitivity as anticipative to not out stripe (social pros). ketidaksadaran controls in a conditon can not support can have consequences in claim: proud.



guess

former/implicit, possible more and more demo self deficit, more and more also surplus that has and on the contrary more a little or even bot at all show self deficit, more a little also or even may be there is no surplus that.



there is no beg

which there able show self deficit in a state of deficit if must not beg to belong beggar loves at least beggar must not beg. except, genuinely dare to underwrite big consequence that is caused in taste prustasi because genuinely doesn't has surplus to showed.



nyatan

nyatan human a little/ many show surplus/the deficit each with percentage not menyadari*, each still has willing for permanent watch over honour and get appreciation and want menuruti willing and harapan-harapan. artin more and more show deficit can be maked berkorelasi with self-confidern and self-esteem tall.



catatan: mempersentasi surplus/deficit in a intimate situation (starbuck/ intersection cafe) with that certain case is percentage is showed in level/darajat certain. good former/implicit take example the rich and the poor majority perception that taken during the time, when:

1. the poor show deficit in one who rich hope pity compassion.

2. the poor show surplus in one who rich sombonggggg, , ,

3. the rich show surplus in one who poor proud.

4. the rich show deficit in one who poor low self.

5. will be same will understand or even conflict (doesn't want to lose) when the poor show the surplus in the poor another. so also in the rich show the surplus in the rich another.



and god servants very humane that (people who walk above earth altruistically [63: 25



inclusive

in opened situation that facebook, friendster, tweeter, market, campus, settlement, office, dkk- nyatan goodwill can be bad and bad intention can be good. mempersepsi menapat penialaian good/ bad can not forcible in it that there. evaluate all a certain it from cover without having to delve even test often happen. keberagaman one and that another also have consequences the happening of subdividings that walk natural (very natural, may be up to materialized to what that love). near, dekatttt, , , , jahu, menjahuuu, , , . zak karepmuahmuahmuahmuahmuahmuahmuah! ! .



difference

that nearness is caused each good individual realize/not has value sameness individually the other. sure value/ perception menangap each one vary. possible good intention/deed be evaluated not good to several persons and on the contrary ugly intention/deed is evaluated either by several persons. near, dekatttt, , , , jahu, menjahuuu, , , . zak karepmuahmuahmuahmuahmuahmuahmuah! ! .



exclusive

show surplus/ self deficit that over do at air-g genuinely creat variant value uncontrollably (many kinds) possible boomerang kill honour and when not can mengkontrol self appreciation. except really has exclusive life (ignores another) or possible enter in category less mind/ asosial/ counter social/ sosiopath.



obejektif

and don't occasionally your hate towards a certain class, push you for operative inequitable. fair operative, because fair that is bearer to piety. and pious to allah, actually allah very detect what you do [5: 8



mutual remind

and there is no responsibility little on pious people who towards their sin;  but (their duty is reminds so that they are pious. [6: 69



positive

. . . perhaps you hate a certain, while he is very good for you,  and perhaps (also) you like a certain while he is unspeakable for you. [2: 216]

Tidak ada komentar: