20110601

BAIK dan BURUK (sebuah nilai)

BAIK dan BURUK (sebuah nilai)

PADA DASARNYA MANUSIA?

dalam kasusnya, pada dasarnya semua manusia itu baik. Tidak mungkin seseorang selalu ingin mendapat atau menginginkan atau nyaman dengan penilaian buruk. masing-masing penilaian baik dan buruk itu dapat dirasakan bila mendapat perhatian dari suatu peristiwa kesemuannya yang tidak harus diucapkan.



NILAI KEKINIAN

Bila baru mengenal maka hanya sebatas pengidentitasan awal untuk memastikan tidaknya ancaman. Sedang bagi yang sudah mengenal, penilaian kekinian hanya bagaian dari hasil akumulasi/ presentasi penilaian yang lalu diantara terus berjalannya peristiwa yang terus membawa penilaian baik dan buruk. Penilaian itu sendiri tidak mungkin muncul bila tidak ada pencetusnya misal, jika dimintai penilaian atau mungkin sedang dalam kondisi emosional (cinta, marah, dendam, dll).



PERISTIWA YANG "TER-"LAH YANG SELAMA INI MENDAPAT PERHATIAN

Secara kognitif seseorang akan lebih mengingat baik atau buruk ketika dihadapkan/ mengalami peristiwa terdalam. Misal dengan kemunculan kata-kata, "hanya dia yang bisa ngerti'in aku!"; "dia menyelingkuhiku!"; dkk-nya.



BAIK DAN BURUK ADALAH PILIHAN

Baik dan buruk adalah dua pilihan/ pertimbangan/ keputusan atau penilaian seseorang untuk mempertahankan hidup ketika seseorang dihadapakan pada suatu peristiwa. Akan menjadi BUKAN pilihan/ pertimbangan/ keputusan atau penilaian bila salah satunya (baik/buruk) menjadi sebuah kebiasaan. Kebiasaan berbuat atau melihat hal-hal baik/ buruk. Jika berbicara perbuatan maka bisa awalnya datang dari cara mempertahankan harga diri dan kehormatan. Ada yang tidak melihat dirinya sendiri sehingga memaksakan diri pada hal-hal yang termasuk berlawanan dengan suara hati. Ada yang tidak mememikirkan jangka panjang sehingga mengabaikan resiko yang akan datang. Jika berbicara melihat maka yang terjadi adalah proses belajar.



NORMATIF

Berawal dalam dan dari lingkunganlah yang selama ini mempengaruhi gaya memilih/ pertimbangan/ keputusan atau penilaian (normatif) sebuah perilaku baik atau buruk untuk dirinya sendiri. Perbedaan lingkunganlah yang membedakan satu dan lainnya. Misal, Apakah dengan berbuat baik akan di cintai keluarga A? Apakah GeNgK A menerima perbuatan buruk?



KEBAIKAN MENDATANGKAN KEMUDAHAN

PlayGirl/Boy atau bukan bukankah banyak orang membuat/ menciptakan keadaan intensif dengan kebaikannya selama ini disebut-sebut sebagai indikasi awal untuk menyukai seseorang yang tidak harus -tiba-tiba- disebut cinta?. setelah membaca diatas (baca: PERISTIWA YANG "TER-"LAH YANG SELAMA INI MENDAPAT PERHATIAN), bukankah selama ini banyak yang berlomba-lomba menunjukkan perhatian yang berbeda dengan menciptakan keadaan/ situasi yang berbeda pula hanya untuk mendapatkan perhatian yang lebih dari seseorang?. Nyatanya selama ini &*%&%^$^$&^*& (mbulet, penuh basa-basi dan menyita waktu) tanpa mengkatakan secara langsung itu selalu hadir. Penuh misteri dan perasaan bersalah tanpa harus mengkatakannya secara langsung. Tidak ada salahnya mempermudah diri dan mempermudah orang lain dengan cara yang baik.



KEBAIKAN ITU

Banyak kebaikan itu baiknya dijaga karena akan runtuh semuanya hanya karena satu keburukan.

Lakukan kebaikan itu karena-NYA sehingga bertahan lama. karena hukum penilaian baik/buruk selama ini muncul karena kesadaran indrawi (dilihat & didengar) seseorang dan kemungkinan besar akan didapati keburukan dalam ketidaksempurnaan.

Bila mau objektif, satu keburukan itu baiknya dimengerti karena masih ada waktu untuk memperbaiki lebih-lebih masih ada kebaikan untuk bisa menutupinya.

Bila sudah meyakini kebaikan baiknya tidak disimpan, tapi dibagi.



Secara khusus, tapi bukan secara proporsional karena kualitas kebaikan yang berbeda satu dan lainnya. Pada suatu massa akhirnya sseorang akan mengerti dengan sendirinya saat merasa kehilangan atau dalam ketiadaan. Terdiam, tiba-tiba mengingat kembali hingga rasa sesal menghinggapi karena baru menyadari banyak kebaikan yang diberikan atau banyak menggantungkan/ mengandalkan seseorang atau memiliki kebaikan yang berbeda jika dibandingkan yang lain. Berlomba-lomba dengan pasangan yang lain dengan memberikan terbaik kepada pasangan kita seorang itu istimewa. Tapi, berbuat baik kepada semuanya karena-NYA jahu lebih istimewa, ^^karena tidak tertutup kemungkinan lainnya akan mengikuti.
=====
good and bad (a value)

basically human?

in the case, basically all that humans is good. not may be somebody always want to get or wish for or pleasant with bad evaluation. each good evaluation and bad that can be feeled when get attention from a event kesemuan can not be said.



value kekinian

when does new know so only limit of pengidentitasan beginning to ascertain not it threat. for that know, evaluation kekinian only bagaian from result accumulation/ evaluation presentation ago between then walk it event then bring good evaluation and bad. itself evaluation not may be appear when there is no pencetus example, if memintai evaluation or may be in a condition emotional (is loving, angry, grudge, etc).



event" -" lah which during the time get attention

cognately somebody more will remember good or bad when aim/ experience inmost event. example with words appearance, " only he is that can ngerti'in i! " ; " he is menyelingkuhi! " ; dkk-.



good and bad choice

good and bad two choice/ deliberation/ decision or somebody evaluation to defend when does somebody menghadapakan at one particular event. will be not choice/ deliberation/ decision or when does one of them evaluation (good/bad) be a habit. habit makes or see matters good/ bad. if speak deed so can initially come from manner defend selfrespect and honour. there doesn't see th so that force upon self in matters that belong at variance with conscience. there not mememikir long-range so that ignore that risk. if speak to see so that process learns.



normatif

berawal in and from environment which during the time influence style choose/ deliberation/ decision or evaluation (normatif) a good behaviour or bad for th. environment difference that distinguish one and another. example, what with do at love family a? what gengk a get bad deed?



kindness imports ease

playgirl/boy or not isn't it true that many people make/ creat intensive conditons with the kindness during the time mentioned over and over as beginning indication to like somebody must not -tiba-tiba- be called to love? . after read on (read: event" -" lah which during the time get attention), isn't it true that during the time a lot compete to show different attention with creats conditon/ situation that differ also just for get attention more than somebody? . the real during the time %&%^$^$&^*& (mbulet, full courtesy and seize time) without mengkata directly that always present. full mysterious and guilty feeling without having to mengkatakan directly. there is nothing wrong simplify self and simplify another person in a fair way.



that kindness

many those kindness is the good will be be watched over because will collapse all just because one will wickedness.

do that kindness karena- so that goes. by that law good/bad evaluation during the time appears because cognizance indrawi (seen hear)ed somebody and big possibility be found to wickedness in defactiveness.

when want objective, one wickedness that is the good memengerti because still there time to repair more still there kindness to be able to cover it.

when believe the good kindness not been kept, but divided.



peculiarly, but not proportionally because different kindness quality one and another. at one particular mass final sseorang will understand by itself moment will felt to lose or in lack. hush, suddenly remember to return up to regret taste alights on because new realize many kindness that given or many hang up/ rely on somebody or has different kindness if is compared other. compete with other pair with gives best to our pair a that is special. but, do a kindness to all karena- jahu specialer, ^^karena not closed another possibility follow.

Tidak ada komentar: