20080412

IDEOLOGY & RELIGION SUB


IDEOLOGY
Semester II kami sempet dikroyok diskusi ma senior yang mo lulus gak tahu angkatan berapa organisasinya lumayan menguasai postra (kami sempet di klaim lagi! ikut salah satu organ rivalnya, parno bungetsss!) & kapan bulan diskusi sama pengabdi sosial, kami menyebutnya. Katanya Islam bukan ideologi (isme)-berdasarkan belajar kami-islam adalah ideologi dimana ideologi didapat darimana saja (pengetahuan) alam dengan kekuatannya, manusia dengan buku ciptaannya & komunikasinya, Tuhan dengan kepercayaan & keyakinan, dan, nalar manusia menangkap pesan Tuhan.

ADA
-pengikut (organisasi)
-cita-cita (surga/keluarga bahagia/makrifat/masyarakat tertib/apa, ingat cita-cita hanya satu)
-kepercayaan & keyakinan
-visi-misi
-pemimpin


HOLY
Kitab suci adalah buku suci yang termuat sebuah ide (penawaran pengetahuan) yang kemudian dijalankan oleh pengikutnya (akal/kepercayaan) maka terjadilah apa yang disebut ideologi (bukan ideologi-agama yang menjadikannya nasionalisme).


DESENTRALISASI
karena perbedaan penafsiran maka islam terdiri dari berbagai macam harakah (aliran). perbedaan ini berdasarkan nalar & pengetahuan spiritual.
semua menyakini kebenarannya.
kebanyakan parameter kebenaran berdasarkan pengetahuan/pengalaman spiritual (kepercayaan & pengetahuan). Dan, imam yang diyakini dalam iklim berbudaya ini adalah orang yang memberikan jalan/menunjukan/penasehat spiritual (merasa/tidak dikultuskan/tidak) yang pada akhirnya dianggap semua ini adalah utusanNya khusus baginya (iyah! iyah semata karena Tuhan, sutralahhh...??!).
hal yang paling mudah bagi semua orang untuk menerima ilmu pengetahuan diluar kemampuannya tanpa mencari tahu bahwa semuanya sama. mungkin ada keterbatasan (pendidikan/pengetahuan/apa).

FITRAH
jika itu semua sama dilakukan bayak umat beragama lain maka itu fitrah bagi seluruh umat manusia yang diberikanNya untuk manusia & disaat semuanya merasa sulit, peperangan spirituallah (kami tidak menyebutnya supranatural tapi emang sih biasanya melewati spiritual) yang menjadi trend center untuk saling mencari umat baru. memang semua tergantung kondisi masyarakat.

POWER
jika ditarik garis lurus persamaan Tuhan, Kitab suci (umumnya). akan didapati apa yang disebut sebagai kekuatan. jadi jangan macam-macam!!!.


CONFLIC
bicara konflik, menurut saya (dentradpsy, hormat saya!) pihak luar sebaiknya jangan mengikuti. karena semakin merasa tertekan maka semakin kuat (satu visi-misi dalam sau limit). tapi kadang gak menyadari permainan halus mereka.

Terjadinya konflik dengan sendirinya:
+jelas, perbedaan ideologi meskipun satu KTP
+perbedaan generasi. ya! pengetahuan yang berkembang & kompleksitasnya permasalahan
. Dan, semakin kuatnya individu menjadi dirinya sendiri (banyak yang mengartikan liberal, tapi kami mengartikan cara mereka memperhatikan keadaan sosial-ekonomi mereka)
+perebutan & ketidakpercayaan pada pemimpin. lebih baiknya mempelajari calon pemimpin & organisasi dulu meskipun satu gen (standart moral tidak diukur dari gen tapi pola didik & pola belajar/pikir)
+keadaan sosial-ekonomi dalam menciptakan iklim baru melalui media/dll (asas dispalcement), & kita terlalu merisaukan hal ini

SERBA REPOT
?Tanpa pemimpin, yah repot!
?Tidak berorganisasi & tanpa organisasi, yah repot!
?Menolak keadaan sosial-ekonomi, yah repot!
?Tidak ada toleransi & banyak pemberitaan miring pada pemimpin, yah repot!
?Menolak/tidak mencari pengetahuan baru, tanpa mencari tahu apa & gimananya, yah repot!

"kenapa sich yang dicari asal kuat & bertahan. Dan, instan, apa masih belum bisa menerima keadaan??? apa lupa ama cita-cita???. emang sich! kita mudah menerima hal yang menyenangkan, mudah & tidak mengancam. Dan, terlalu disibukan dengan urusan keadaan sosial-ekonomi kita"

pilih pemimpin yang benar
pilih lingkungan yang benar
pilih istri yang benar

"pilih! yang dipilih-dipilih ayo! yang dipilih murah! murah! murah! yang dipilih!". he9x jualan jadinya!. kami emang gak bisa diajak serius, dasar!. ^_^he9x!.

AWAS PROFOKASI
Untung ada/"menjadikan ada" harakah (aliran). artinya juga kita saling menutupi sub sektor yang trouble (kami ambil dari ilmu teknik) sehingga nama Islam masih kuat. jika diambil dari istilah teknik "kebocoran pipa dalam satu rangkaian pipa". masalahnya yah yang berusaha menghancurkan rangkaian pipa (bukan sub sektor) ya! iyalahhhhh... dengan kekuatan besar/usaha menghancurkan (mempersulit) kekuatan besar kita untuk ada &/berkembang. Dan, jangan lupa ada usaha memecah sub sektor dengan cara yang menyenangkan & mudah dipahami lebih mudah terijeksikan. pada akhirnya pertahanan terkhir hanya akal kita: menolak/menerima, diam/lari/melawan. (baca posting sebelum-sebelumnya)

Salam hormat,



dentradpsy