20100722

Multikulturalism Beribadah

Aku gak mengusik kehidupan & cara [jalan] spiritualism- ritualism- ibadah yang memang berbeda selama ini hanya untuk mencari ketenangan, hidayah, perenungan, dll.

setiap umat punya syariat sendiri-sendiri dan menanggu dosa sendiri-sendiri.

dengan/tanpa penelitian atas kehidupan & cara [jalan] spiritualism- ritualism- ibadah yang berjalan salama ini, karena memang hanya berbekal keyakinan/ dogma dan merasakan sensasinya [baca: hikmah] atas perbuatan itu selama ini.

"Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia" [Qs. 27:40]

sehingga merasa berhak mengkatakan "Haiii,,, aku mendapatkan ketenangan dari pada kamyuuuu,,," atau "hai aku mendapatkan petunjuk dariNYA dari pada kamyuuu,,,". Seolah-olah diri yang merasa paling tinggi derajatnya dan didengar olehNYA.

sedang sebenarnya tidak dapat dimintai pertanggung jawaban atas perasaan sensasi-sensasi yang dialami selama ini.

1. Tidak tahukah justru derajat orang berakal lebih tinggi dari pada ahli ibadah.
2. Tidak tahukah tuhan memberikan fitrah yang sama kepada semua manusia tanpa terkecuali termasuk kebutuhan untuk merasakan sensasi-sensasi spiritualism- ritualism- ibadah dalam mencari ketenangan, hidayah, perenungan, dll. hanya saja yang membedakan cara [jalan]-nya.

Tetaplah beranggapan tanda hitam di dahi adalah luar biasa menjamin kehidupan dunia akhirat.
Tetaplah beranggapan 'cover' yang baik adalah hal yang menyenangkan.

“Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik
bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik
bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. 2:216)

mempermasalahkan kehidupan & cara [jalan] spiritualism- ritualism- ibadah sama saja memicu ketidaktenangan, memperkeras do'a jika tanpa berbuat banyak, dan mungkin perlawanan dengan/atau mengatasnamakanNYA.

lakukan dengan ikhlas,,,

^^Kita berbeda dalam kehidupan & cara [jalan] spiritualism- ritualism- ibadah tapi kita satu dalam cinta karenaNYA.

*Terinspirasi peristiwa diforce salah seorang yang cukup dekat, yang saya pikir akan menjadi lelaki yang luar biasa membawa kehidupan [dunia-akhirat] keluarganya. Dan, terinspirasi buku 'sex in the kos' yang dalam penulisan latar belakangnya menceritakan seorang leader salah satu organisasi keagamaan yang melakukan tindakan [?].

Tidak ada komentar: