20091004

ROBIN HOOD


ROBIN HOOD (judul yang fenomenal)

KEPEMIMPINAN, KEADILAN dan POLITIK (copy paste)*
1. Pemimpin suatu kaum adalah pengabdi (pelayan) mereka. (HR. Abu Na'im)
2. Tidak akan sukses suatu kaum yang mengangkat seorang wanita sebagai pemimpin. (HR. Bukhari)
3. Barangsiapa menghina penguasa Allah di muka bumi maka Allah akan menghinanya. (HR. Tirmidzi)
4. Rasulullah Saw berkata kepada Abdurrahman bin Samurah, "Wahai Abdurrahman bin Samurah, janganlah engkau menuntut suatu jabatan. Sesungguhnya jika diberi karena ambisimu maka kamu akan menanggung seluruh bebannya. Tetapi jika ditugaskan tanpa ambisimu maka kamu akan ditolong mengatasinya." (HR. Bukhari dan Muslim)
5. Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi suatu kaum maka dijadikan pemimpin-pemimpin mereka orang-orang yang bijaksana dan dijadikan ulama-ulama mereka menangani hukum dan peradilan. Juga Allah jadikan harta-benda di tangan orang-orang yang dermawan. Namun, jika Allah menghendaki keburukan bagi suatu kaum maka Dia menjadikan pemimpin-pemimpin mereka orang-orang yang berakhlak rendah. DijadikanNya orang-orang dungu yang menangani hukum dan peradilan, dan harta berada di tangan orang-orang kikir. (HR. Ad-Dailami)
6. Kami tidak mengangkat orang yang berambisi berkedudukan. (HR. Muslim)
7. Ada tiga perkara yang tergolong musibah yang membinasakan, yaitu (i) Seorang penguasa bila kamu berbuat baik kepadanya, dia tidak mensyukurimu, dan bila kamu berbuat kesalahan dia tidak mengampuni; (2) Tetangga, bila melihat kebaikanmu dia pendam (dirahasiakan / diam saja) tapi bila melihat keburukanmu dia sebarluaskan; (3) Isteri bila berkumpul dia mengganggumu (diantaranya dengan ucapan dan perbuatan yang menyakiti) dan bila kamu pergi (tidak di tempat) dia akan mengkhianatimu. (HR. Ath-Thabrani)
8. Allah melaknat penyuap, penerima suap dan yang memberi peluang bagi mereka. (HR. Ahmad)
9. Akan datang sesudahku penguasa-penguasa yang memerintahmu. Di atas mimbar mereka memberi petunjuk dan ajaran dengan bijaksana, tetapi bila telah turun mimbar mereka melakukan tipu daya dan pencurian. Hati mereka lebih busuk dari bangkai. (HR. Ath-Thabrani)
l0. Jabatan (kedudukan) pada permulaannya penyesalan, pada pertengahannya kesengsaraan (kekesalan hati) dan pada akhirnya azab pada hari kiamat. (HR. Ath-Thabrani)
11. Aku mendengar Rasulullah Saw memprihatinkan umatnya dalam enam perkara:
(1) diangkatnya anak-anak sebagai pemimpin (penguasa);
(2) terlampau banyak petugas keamanan;
(3) main suap dalam urusan hukum;
(4) pemutusan silaturahmi dan meremehkan pembunuhan;
(5) generasi baru yang menjadikan Al Qur'an sebagai nyanyian;
(6) Mereka mendahulukan atau mengutamakan seorang yang bukan paling mengerti fiqih dan bukan pula yang paling besar berjasa tapi hanya orang yang berseni sastra lah. (HR. Ahmad)
12. Barangsiapa diserahi kekuasaan urusan manusia lalu menghindar (mengelak) melayani kaum lemah dan orang yang membutuhkannya maka Allah tidak akan mengindahkannya pada hari kiamat. (HR. Ahmad)
13. Khianat paling besar adalah bila seorang penguasa memperdagangkan rakyatnya. (HR. Ath-Thabrani)
14. Menyuap dalam urusan hukum adalah kufur. (HR. Ath-Thabrani dan Ar-Rabii')
15. Barangsiapa tidak menyukai sesuatu dari tindakan penguasa maka hendaklah bersabar. Sesungguhnya orang yang meninggalkan (membelot) jamaah walaupun hanya sejengkal maka wafatnya tergolong jahiliyah. (HR. Bukhari dan Muslim)
16. Jangan bersilang sengketa. Sesungguhnya orang-orang sebelum kamu bersilang sengketa (cekcok, bermusuh-musuhan) lalu mereka binasa. (HR. Ahmad)
17. Ka'ab bin 'Iyadh Ra bertanya, "Ya Rasulullah, apabila seorang mencintai kaumnya, apakah itu tergolong fanatisme?" Nabi Saw menjawab, "Tidak, fanatisme (Ashabiyah) ialah bila seorang mendukung (membantu) kaumnya atas suatu kezaliman." (HR. Ahmad)
18. Kaum muslimin kompak bersatu menghadapi yang lain. (HR. Asysyihaab)
19. Kekuatan Allah beserta jama'ah (seluruh umat). Barangsiapa membelot maka dia membelot ke neraka. (HR. Tirmidzi)
20. Semua kamu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Seorang imam (amir) pemimpin dan bertanggung jawab atas rakyatnya. Seorang suami pemimpin dalam keluarganya dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Seorang isteri pemimpin dan bertanggung jawab atas penggunaan harta suaminya. Seorang pelayan (karyawan) bertanggung jawab atas harta majikannya. Seorang anak bertanggung jawab atas penggunaan harta ayahnya. (HR. Bukhari dan Muslim)
21. Barangsiapa membaiat seorang imam (pemimpin) dan telah memberinya buah hatinya dan jabatan tangannya maka hendaklah dia taat sepenuhnya sedapat mungkin. (HR. Muslim)
22. Akan terlepas (kelak) ikatan (kekuatan) Islam, ikatan demi ikatan. Setiap kali terlepas satu ikatan maka orang-orang akan berpegangan kepada yang lainnya. Yang pertama kali terlepas ialah hukum dan yang terakhir adalah shalat. (HR. Ahmad dan Al Hakim)
23. Hendaklah kamu mendengar, patuh dan taat (kepada pemimpinmu), dalam masa kesenangan (kemudahan dan kelapangan), dalam kesulitan dan kesempitan, dalam kegiatanmu dan di saat mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan sekalipun keadaan itu merugikan kepentinganmu. (HR. Muslim dan An-Nasaa'i)
24. Sesungguhnya umatku tidak akan bersatu dalam kesesatan. Karena itu jika terjadi perselisihan maka ikutilah suara terbanyak. (HR. Anas bin Malik)
25. Dua orang lebih baik dari seorang dan tiga orang lebih baik dari dua orang, dan empat orang lebih baik dari tiga orang. Tetaplah kamu dalam jamaah. Sesungguhnya Allah Azza wajalla tidak akan mempersatukan umatku kecuali dalam petunjuk (hidayah) (HR. Abu Dawud)

*Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press
===============================================================
Berfikir jabatan berusia 5 tahun (andai aku jadi presiden):

1. niatan ingin menyejukkan bangsanya
"satu sisi niatan baik menghancurkan KKN disisi lain terkendala hukum dan barang bukti"
berfikir saat ini:"awas kamu yach!"
berfikir kedepan:"bagaimana kelak bila aku dihancurkannya"

caranya:
he9x: "membantunya demi kemanan dan kenyamanan masa depan".

2. niatan ingin membasmi "kerocok-kerocok"
"dengan keyakinan penuh akan organisasi yang baik dan benar satu sisi anggota banyak berulah dengan wewenang jabatannya"
berfikir saat ini:"terlalu sibuk mengurusi kerocok-kerocok"
berfikir kedepan:"gag penting bgt!, paling gaga bisa bertahan lama"

caranya:
he9x:"gag penting bgt!"

3. niatan ingin mempertahankan organisasi
"dengan keyakinan penuh ingin menegakkan dan mempertahankan organisasi yang baik dan benar ditengah keberengsekkan. disisi lain ada yang berusaha menggoyahkannya"
berfikir saat ini:"bagaimana bisa memperkuat organisasi yang solid"
berfikir kedepan:"bagaimana kelak bila organisasi yang kuyakini kebaikan dan kebenarannya yang kupertahankan selama ini akhirnya hancur (tiada pernah ditemukan lagi organisasi yang baik dan benar)"

caranya
he9x:"???" (tau sndiri! Apa yang terjadi selama ini dari zaman doloe s.d sekarang)

Andai semuannya adalah SATU organisasi...
SATU Misi...
SATU Visi...

andai semua SATU. semua hal yang tidak diinginkan satu sama lain dapat dipastikan dapat dihindari. akan tetapi dalam kondisi saat ini setidaknya semampu/sebisa kita muali dari diri kita sendiri. Dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, bila dirasa tidak efektif untuk mempercepat 'kemaslahatan dunia' bila ada kesempatan semampu/sebisa kita berjuang demi menegakkan kebenaran dan keadilanNya dengan jalan (?).

"memang tidak dipungkiri tidak akan pernah ada ditemukan ideologi yang berbeda untuk disatukan (red.saling mempengaruhi itu ada)"

Hanya saja tidak dipungkiri untuk dapat menyatukannya adalah satu Visi dan Misi akan suatu Agama yang diyakini KEKUATANNYA yang menjanjikan.

pahala dan/atau SURGA...

"harta, tahta dan wanita takkan jahu lari kemana..."
jangan sesali segala yang terjadi, syukuri apa yang ada.
hidup adalah anugrah, tetap jalani hidup ini, lakukan yang terbaik. ALLAH pastikan menunjukkan kebesaran dan kuasannya bagi hambannya yang sabar dan tak kenal putus asa.

^_^Semangat bro!.

semua tergantung niatnya!.
semua tergantung niatnya!.
semua tergantung niatnya!.

JAMINAN-NYA:
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Allah akan menjamin orang yang keluar di jalan-Nya yang tidak didorong kecuali karena untuk berjihad di jalan-Ku, beriman dengan-Ku serta percaya kepada rasul-rasul-Ku. Maka ia Aku jamin, untuk Aku masukkan ke dalam surga atau Aku pulangkan kembali ke rumahnya tempat ia berangkat dengan memperoleh pahala atau harta rampasan. Demi Tuhan Yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidak ada satu luka pun di jalan Allah kecuali pada hari kiamat akan tampak dalam keadaannya semula ketika ia terluka, warnanya warna darah dan baunya adalah bau minyak kasturi...

BILA JIHAD ADA dan IMAN YANG TEBAL. JANGAN TAKUT KALAH, MISKIN DAN SENGSARA!!!.
Hadis riwayat Muaz bin Jabal ra.,
...Rasulullah saw. bersabda: Tahukah engkau, apa hak Allah atas para hamba? Aku menjawab: Allah dan Rasul-Nya lebih tahu. Beliau bersabda: Hak Allah atas para hamba, yaitu mereka beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu. Setelah berjalan sesaat, beliau memanggil lagi: Hai Muaz bin Jabal Aku menjawab: Ya, wahai utusan Allah, aku siap menerima perintah. Rasulullah saw. bertanya: Tahukah engkau apa hak hamba atas Allah, bila mereka telah memenuhi hak Allah? Aku menjawab: Allah dan Rasul-Nya lebih tahu. Rasulullah saw. bersabda: Allah tidak akan menyiksa mereka.

"andai semua sadar..."
-Islam adalah sebuah ideologi-
(teringat saat berdiskusi dengan arek Sastra salah satu universitas negeri di indonesia tercinta ini yang berhaluan kiri tentang Ideologi. hufffffffff... biasa arek-arek!).
---------------------------------------------------------------
terduduk di pinggir pancuran air.
menunggu giliran wudlu.
semilir hembusan angin. menyejukkan hati...
waktunya utuk wudlu...
bergegas masuk sebuah masjid kota dan kulihat berderet jamaah
ada yang/tidak berdasi.
ada yang/tidak bermobil.
ada yang/tidak bersandal jepit.
ada yang/tidak outsourching/PNS/pegawai tetap.
ada yang/tidak kerja di BRI/T-Sel/dll.
ada yang/tidak ikut partai biru/kuning/merah/hitam/putih,dll.
ada yang/tidak berkulit putih/hitam/sawo matang.
tanpa kukenal siapa Imam itu dan tanpa kukenal Mukmin ini dan itu.
Teringat pula bacaan tentang hari akhir kelak:
kita telanjang dan di berdiri berderetan tanpa mengenal satu dan lainnya.
semua sama dalam berderet-deret shoft.
tidak ada yang istimewa didalam sana. semua sama!.
LIHATLAH semua sama di sisi Tuhannya.
sama-sama mencari petunjuk, pahala, surga dan keridhoanNya.
(^_^Subhanalllahhhhhhh...).

22 (AL HAJJ): 67
Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syariat tertentu yang mereka lakukan, maka janganlah sekali-kali mereka membantah kamu dalam urusan (syariat) ini dan serulah kepada (agama) Tuhanmu. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus.
semua tergantung niatnya!.
semua tergantung niatnya!.
semua tergantung niatnya!.

PARA PENCARI KEBENARAN:
Ikhlaskan bila ternyata kalah dan terkena musibah.
Mintalah petunjukNya jalan yang benar dan lurus.
Bersyukur dengan segala kekurangan dan bersabarlah...

MANUSIA BERSAKSI ATAS DIRINYA
6. Al An'aam: 130. Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayatKu dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.
24. An Nuur: 24. pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
36. Yaasiin: 65. Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.
41. Fushshilat: 20. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan.
21. Dan mereka berkata kepada kulit mereka: "Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?" Kulit mereka menjawab: "Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali pertama dan hanya kepada-Nya lah kamu dikembalikan."
22. Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu kepadamu* bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan.
*Mereka itu berbuat dosa dengan terang-terangan karena mereka menyangka bahwa Allah tidak mengetahui perbuatan mereka dan mereka tidak mengetahui bahwa pendengaran, penglihatan dan kulit mereka akan menjadi saksi di akhirat kelak atas perbuatan mereka.
50. Qaaf: 21. Dan datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan dia seorang malaikat penggiring dan seorang malaikat penyaksi
75. Al Qiyaamah: 14. Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri*
*Maksudnya ayat ini ialah, bahwa anggota-anggota badan manusia menjadi saksi terhadap pekerjaan yang telah mereka lakukan seperti tersebut dalam 24. surat Nur ayat: 15. meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.

semakin kuselami, sekulerism sebenarnya ada diwilayah mana sich, jika semuannya ada dalam satu ideologi dengan rasa hormat kepada ideologi marginal?.yah! ada dalam rasa hormat dalam perbedaan sembari menegakkan kebenaran dan keadilanNya dengan cara fleksibel (keras/lembut bila dihadapkan permasalah keras/lembut).

-Semoga ALLAH memberikan Hidayah kepada kita semua-

Do'a pertama tiada henti-hentinya dalam sujudku:
"Ya ALLAH ampunilah dosa-dosa kaum muslimin dan muslimat."
serentak terasa semua melakukan hal yang sama. teringat bumi berputar dan waktu adzan terus bersuara di setiap sudut kota, desa dan di setiap negara setiap waktu tiada henti-hentinya berkumandang di alam semesta ini. Subhanallahhh... (sambil menghela nafas dalam-dalam dan ^_^tersenyum).

Semangat! Semangat! Semangat! Semangat! Semangat! Semangat!
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri diantara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (Sunnah-nya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (Q.S. An-Nisa’:59)
“Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia, dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.” (Q.S. Al-Hasyr:7)

Tolong atas tindakan saling mengingatkan. Tak ingin hati ini mendolimi atau termasuk dalam golongan orang-orang yang munafik. Besar harapan untuk saling mengingatkan kapanpun dan dimanapun satu sama lain...

jujur,amalan yang ada sangat berat (buangeettt!!!) bila menjalankannya semua... meskipun:
Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syari'at tertentu yang mereka lakukan, maka janganlah sekali-kali mereka membantah kamu dalam urusan (syari'at) ini dan serulah kepada (agama) Tuhanmu. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus. 22 (Al Hajj) : 67

Tidak ada komentar: