20150324


@TamanPintar - Jogja: "Terimakasih kepada istriku tercinta dan tercantik sedunia, yang mengijinkan dan memahami suaminya membeli beberapa buku psikologi tebal-tebal sekalipun harus melewati kata-kata "Buku satunya belum habis, beli lagi!" atau "Awas kalau gak pintar". Istri saya tahu persis bagaimana saya antara pekerjaan, ketidaksinkronan ilmu psikologi yang saya pelajari dan psikologi terapannya. Terimakasih kepada teman-teman yang secara langsung atau tidak (via inbox) sudah menilai saya sebagai dosen. Sekali lagi, saya hanya sarjana psikologi biasa-biasa saja. Terimakasih kepada mas nomer dua atas tawaran dan prospeknya untuk mengajar dan sekolah lagi, yang sayang saya tolak karena bukan jurusan yang saya minati. Jujur, saya tidak punya proyeksi atau obsessi nantinya menjadi seperti apa dari hasil yang saya baca dan yang saya bantu, tapi selama ini saya tetap menganggap diri saya tetap bodoh, suka membantu dan ilmu psikologi sangat menggairahkan. Semua ini juga bukan kompensasi atas kegagalan kuliah saya mengingat selama kuliah saya menikmatinya dan saya telah berhasil merahi IPK > 3.00" ‪#‎Jelas‬?

Tidak ada komentar: