20100912

HASIL RESEARCH-KU DIDUNIA FACEBOOK [jahat bunget guwe]

A. MOTIVE
DIAWALI DARI MOTIVE menambah pertemanan [confirm/ Add as Friend].hal ini merupakan dasar dari dibukannya konflik [intra/interpersonal] dan penilaian awal [baik-buruk, ganTENG-jelek s.d kaya-miskin] yang dilatarbelakangi dasar motive [jejaring sosial].secara eks/implicit masing-masing berusaha menjual MENJUAL DAYA TARIK SEKSUAL. tidak harus tidak berkeluarga. yang sudah disiapkan/tidak disadari sudah ada melalui profi s.d poto profile dan ide dalam membuat status. yang materi daya tarik seksual tersebut memberikan proyeksi akan motive diri yang kekinian/ temporal dan kemunculannya disadari menciptakan konflik [setuju-tidak setuju/ sepaham-tidak sepaham s.d suka-tidak suka].
_________kenapa daya tarik seksual [tidak harus tidak berkeluarga]:"bagaimana orang bisa tertarik jika tidak menjual daya tarik seksual agar bisa diperhatikan/diterima orang lain, sekalipun ada persaingan didalamnya. seolah-olah mengkatakan lihatlah kekonyolanku, lihatlah keimananku, lihatlah kerama tamahanku, dll" [terinspirasi Sigmun Freud bapak psikoanalisis yang ganTENG!!]_________
B. DINAMIKA SOSIAL
sedang TOLERANSI hanya diwujudkan melalui mendiamkan membiarkan berjalan apa adannya dan memberikan dukungan atas perbedaan/persamaan [like this!].adapun KONFRONTASI terang-terangan atau tidakpun dengan membuat status/ notes tandingan diatasnya. itu hanya ketidakmampuan menahan/mentolerir perbedaan atau menciptakan sebuah arahan yang selalu membawa beban tanggung jawab atas pernyataan/ pendapat/ comment yang sifatnya berhaluan/ perlu diluruskan/ terlibat dalam konflik perbedaan. Dan, removeing hanya karena tidak mampu menahan ketidaknyamanan diri [sumber stressor].
C. GAYA BACA
masing-masing memiliki gaya baca sendiri-sendiri. keterjebakan akan tanda baca [!!, ???? s.d !!] dengan syarat berbeda dengan maksud dan tujuan nada bicara. hanya permasalahan persepsi diri ketika tercekoki oleh tulisan-tulisan yang ada selama ini lalu dibawah kedalam dinamika faceboker yang jelas belum tentu sama [ada yang suka baca-ada yang tidak suka baca, dll]. sebagaimana rumahtangga mencoba mengkonfirmasi/ menanyakan atas ketidaknyamanan diri [KOMUNIKASI] adalah jembatan untuk memperjelas keadaan.dalam kriminologi forensik dan psikologi otopsi tidak ada kejahatan tanpa meninggalkan jejak [fisik/psychis]. penilaian [baik-buruk, ganTENG-jelek s.d kaya-miskin]  sedikit status pun mampu memberikan rangkaian gambaran proyeksi akan peristiwa yang dialami [kekinian/ temporal].
D. GAYA EKSIS
manusia adalah makhluk yang belajar. mengenal berarti mencoba meniru [mitasi] apa yang ada selama ini untuk bisa hadir dan diterima sebagai bagaian dari faceboker [menciptakan rasa aman]. tidak disadari tercipta/mengikuti etika terapan tiap-tiap bagaian [statsu s.d notes]. sekalipun penjahat besar!. etika terapan ini memberikan hukum yang normatif dalam pelaksanaan KONTROL SOSIAL yang ada ketika berhaluan dengan garis besar etika terapan [indikasi psikososial]. Misal, perilaku up date tatus per jam/ tema love muluuuu,,, pada pasangannya seolah dunia milik berdua dengan beragam bentuk difensif dan reaksi satu sama lain. Sedang sebenarnya tidak tahu maksud dan tujuan dari server utama pemilik program faceboker [penggagas: havard university]. pada puncaknya adalah removeing/ memperingati agar kembali kepada garis-garus besar etika terapan.
E. PERSEPSI
Mengumpulkan rangkaian status [metode assosiatif], kemudian mencoba mensimpulkan suasana hati berdasarkan waktu adalah upaya untuk mempermudah pengenalan, dan peramalan [prognosis]. tidak disadari masing-masing. meskipun subjektif dan normatif. Mampu melakukannya dengan memberikan kode pada masing-masing status [kode kehidupan CINTA s.d KARIR dengan memilah-milah tiap bagaian status yang berhubungan/berkaitan dengan kode tersebut sekalipun hanya sebatas indikator]. kemampuan assosiatif yang tidak disadari itu sudah dimiliki karena masing-masing mempunyai PERSEPSI.
F. MENCOCOKKAN
ribuan teman tidak menjamin akan hubungan lebih intime dan ekslusif. karena kenyataannya hanya orang tertentu dan comment dan/atau like this dari orang tertentu pula yang singgah dihadapan. waktu pun berjalan cepat mengikuti sedikit banyak sudah mengenal satu dan diantara lainnya. tanpa harus bertemu. ini adalah hasil dari penilaian persepsi akan daya tarik seksual [baik-buruk, ganTENG-jelek s.d kaya-miskin] yang kemudian dicocokkan dengan kebutuhan diri [misal, saya miskin maka saya tertarik kepada yang kaya]. tentu kesemua itu terindikasikan dengan intensitas comment/ keterlanjutan hubungan diluar facebook untuk mengenal lebih dalam satu dan diantara lainnya dengan baik.
G. KETULUSAN
ketulusan adalah ketidakpura-puraan dalam menciptakan persepsi diri [apa adannya] secara konsisten yang tidak terjebak hasrat ingin mendapat perhatian diluar target kekonsistenan [orientasi]. sexual yah sexual [lawan jenis], karir yah karir, dll]. contoh, konsisten dalam pencitraan positif si Boss. pembawaan status yang dimunculkan adalah berkaitan dengan karir. sekalipun normatif. pada hal keluh kesah kepada orang diluar pekerjaan itu ada.
H. Uneg-Uneg
mudahkanlah diri dengan menjadi apa adanya tanpa obsessi meminta perhatian lebih [following] dan tanpa kepura-puraan adalah mempermudah/ mempercepat mengenal bagaimana Tuhan Semesta Alam menciptakan rangkaian hukum dalam kehidupan tanpa perlawanan. ikuti aturan main yang mengamankan dan menyamankan. selebihnya,,, Sak Karep-karepmuahmuahmuahmuah,,,terduduk didepan PC office/home atau laptop disebuah caffe berhotspot atau tidur-tiduran hanya diterangi layar handphone menyinari wajah dengan berdiam diri membangun interpersonal melalui kata-kata. saya yakini kekuatan perkenalan lebih dalam karena langsung dari dalam hati!. Deeeeeppppp!!.

---------------------

 ‎"Mengkontrol pertemanan TETAP <200 untuk membangun hubungan dasar yang eksklusif & intim; Tau siapa2 dan bagaimana -mengenal- latar belakang & karakter masing2; Tanpa memikirkan peluang dan keuntungan [altruism], membiarkan semuannya berjalan begitu saja sebagai kehendak bebas [free will] adalah cara terbaikku memberikan kepercayaan [trush] kepada semuannya untuk menentukan pilihan2 & penilaian2 masing2 sekalipun masih memelihara musuh dalam branda".

Tidak ada komentar: