20100530

Terus saja siksa jadi Nabi

"Apa yang kamu cari dari keimanan dan ketakwaan seseorang yang mempunyai niat baik dan tulus, sedang tidak ada yang sempurna di dunia ini?" [Terus saja siksa jadi Nabi]

1. apa kamu mengira keistimewaannya dari mengkatakan ta'aruf s.d hal yang baik-baik saat ini adalah hal yang sudah menjadi kebiasaan/ watak/ prinsip/ ideologis atau hal-hal yang berlangsung lama, menetap, ajeg, terjaga dan sudah terpola secara tidak sadar? manusia punya isi hati yang bisa disembunyikan. manusia ... tempatnya salah dan manusia tidak ada yang sempurna. maka, berikan toleransi batas kewajaran dan kepatutan setidaknya cukup memenuhi wilayah beriman, bertakawa, dan niat baik.
2. apa kamu mengira 'love chemistry' dan kamu menyebutnya 'jatuh cinta' selama ini hanya bertahan seumur hidupmu? sedang dalam penelitiannya hanya bertahan empat tahun. Selebihnya[?]. halowww... bagaimana dengan selebihnya????.

adakan penelitian dan pengujian. Dan, pelajari hubungan percintaannya selama ini. bisa jadi kejadian yang baik-baik saat ini adalah hanya berlangsung secara kondisional [hanya saat pacaran, hanya saat putus, hanya saat bla... bla... bla...].

yakinlah...
niat yang tidak baik pada akhirnya berakhir tidak baik pula

Terinspirasi join group+copPast Yuk Shalat Dhuha:
“Barangsiapa yang menjadikan dunia ambisinya, niscaya Allah cerai-beraikan urusannya dan dijadikan kefakiran (kemiskinan) menghantui kedua matanya dan Allah tidak memberinya harta dunia kecuali apa yang telah ditetapkan untuknya.” (HR Ibnu Majah 4095)
“Dan barangsiapa menjadikan akhirat keinginan (utamanya), niscaya Allah kumpulkan baginya urusan hidupnya dan dijadikan kekayaan di dalam hatinya dan didatangkan kepadanya dunia bagaimanapun keadaannya (dengan tunduk).” (HR Ibnu Majah 4095)
”Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS An-Nahl ayat 97)

Tidak ada komentar: