20091020

Bulan Purnama, Non-Jamaica Mountai Blue dan "Lengser Wengi"

Bulan Purnama, Non-Jamaica Mountai Blue dan "Lengser Wengi"

terjaga aku dalam gelap kamar.
teringat sesaat akan sesuatu dan aku larut dalam lamunan.
segera kuambil air wudlu. bergegas kutunaikan sunnahNya.
karena nanti shift siang tak bisa kulakukan demi menjaga kestabilan tubuh di WorkStation.Kuurungkan niat puasa untuk mengurangi luka lara ini.
naik tanggalah aku dilantai satu tempat yang pernah kujadikan kamar bersama antara bapak dan aku untuk mempertegas hubungan kita satu keluarga. anak dan bapak. sayang masih saja tak rindu dua cucu lucunya. kamar itu sekarang menjadi private mushola.

meski miris,tak lupa juga kudo'akan hal yang melukaiku.
untuk kebaikan bersama. untuk memperlancar jalan hidupku dan nya.

kulihat bulan purnama mengintip dibalik jendela.
bulan yang elok nan cantik yang selalu mengawasiku.
dan perasaan yang memunculkan Dia dan dia dalam hatiku.

turun tanggalah aku dan bersiap-siap keluar dari kepenatan.
dengan jaket pemberian teman yang sudah rusak reslitingnya, celana pendek sobek dan kaos asal-asalan, kunci rumah, dompet berATM ratus ratus ribu dan tak lupa HP GSM & CDMA kubawah.
kunaiki sepeda pancal pinjaman dari paman depan rumah.
kugayuh satu persatu, dalam perjalanan kubayangkan peristiwa itu dan sesekali kulihat bulan purnama dan menghela nafas dalam-dalam sambil melafadkan kata-kataNya. "astagfirullahhh..." (sembari menunggu waktu aku bersabar)

kucari sebuah warung kopi dan kutemukan dengan jarak +/-1/2Km dari rumah.
duduklah aku ditemani pemilik warung dan seorang penjaga gerai bunga yang sedang tidur pulas dalam mimpinnya.

kudengar lagu gendingan malam dari salah satu radio di Surabaya.
kunikmati alunan gendingan jawa berjudul "lengser wengi"lagu yang sudah lama tak kuputar diPCku (E:\L-A-G-U\Indo\Djawa, Daerah, & Lawas\Campur\05. Sunyahni - Lingsir Wengi.mp3).
sesekali juga dengan PeDenya kucoba menyanyikan lagu jawa itu sebisa mungkin, meski blepotan gak karuan. rasa ingin bernyanyi bersama Sunyahni dalam penghayatan lagu "lengser wengi."

kupesan sebuah kopi hitam biasa tak berBranding "Jamaica Mountain Blue" atau lainnya. tapi branded! "kopi hitam biasa"namanya.tidak ada ukuran reguler/small yang ada ukuran pass gelas bening dan tanpa coklat batang atau cookies dilepeknya, yang ada ote-ote/tahu isi yang dijual terpisah (belum termasuk batteray pikirku). terlebih sendok kecil dan tisue disampingnnya yang ada hanya "serbet bersama" dan "pinjam sendok pak!".

kunikmati hidup ini sembari mencoba meminta perhatian dari seseorang teman baik.
ternyata dia terjaga juga dengan SMSan kuceritakan bahwa tuduhannya disana salah akan kesan cangkrukan.
Berani sumpah meski tahu BG Jungshon, Surabaya Tow Square, dan PTC mall yang terkenal dengan kemegahannyapun tidak pernah kuinjakkan kakiku disana.
meskipun sudah pernah kuceritakan aku lebih suka bergaul dengan Bapak-bapak/berdiskusi dengan teman-teman/sendirian dalam gelap dan sunyinya malam dari pada teman sebaya dalam hingar bingarnya kota surabaya.

kurindu nasihat dan bimbingan dari orangtua yang bisa menjadi panutanku.
terlihat betapa bodohnya aku sebagai laki-laki yang tidak bisa menahan emosi. Dan, terlihat juga betapa aku menginginkan seseorang yang menemani dalam sepinya hidupku.
"berdiri aku diatas bumi ini" kata yang acapkali terucap ketika aku berada jahu dari rumah dan menapaki jalan hidupku. hasil dari nasihat almh.Ibu seorang PNS guru bahasa Indonesia:"dimana bumi diinjak disitu lagit dijinjing".

waktu berjalan...

gendingan jawa di radio masih menemaniku dalam gendangnya yang tak pernah kujumpa saat duduk di Exelsso atau Casino Caffe Surabaya Plazza bahkan StarBuck, awal dan terakhir kali.
pada akhirnya kulihat bulan purnama lagi sembari curhat padaNya dan mengucapkan rasa syukur atas apa yang ada."Ya ALLAH ku berserah diri dan berikan aku petunjukMu" dan kuakhiri dengan hamdalah:"Alhamdulillahhh..."

waktu terus berjalan...

Kuikhlaskan jika benar ada pada perbedaan ideologi itu.
Kupasrahkan semuanya padaNya.
kubiarkan luka ini dengan penawar waktu meski tanpa kejelasan.

dan, waktu terus berjalan...

dalam kesendirian. kejadian ini akhirnya terulang lagi dan menjadi life style lagi: kopi lagi dan lagi. Somebody can you Stoped me!.
---------------------------------------------------------------
-kuceritakan dengan lebay. benda, tempat, dan tokoh adalah benar adanya-
Meski bungsu lima bersaudara. sakit ini melebihi sakit bila dalam kebersamaan. dan, tanggungjawab ini melebihi tanggung jawab laki-laki dalam keluarga utuh. rindu aku ibu di alam sana. ALLAH SWT pasti akan menunjukkan kebesaran dan kuasaNya.

bersabar dan melakukan yang terbaik...
dan terus terheran, kenapa orang baik tidak akan mendapat cintannya???.

tak pernahku berfikir mencari kesempurnaan dari seseorang dan kumemohon segera mendapat petunjuk dariNya....

"inalillahi'wainalillahi roziun"

Tidak ada komentar: