20090901

MENGATASNAMAKAN TUHAN

MENGATASNAMAKAN TUHAN
tidak ada cukup kuat alasan bagi seseorang yang mengatasnamakan keputusan dan kesimpulannya adalah atas nama Tuhan dan/atau perasaannya.
Tidak akan pernah ditemukan petunjuk terlebih dulu bila tidak pernah mempergunakan akal (ikhtiar) dengan baik dan benar. dan, orang yang tidak memiliki cukup akal.
Tidak akan pernah ditemukan petunjuk terlebih dulu bila seseorang tidak melakukan penyelidikan dan tidak bertannya.

"mengadakan ujian dan penyelidikan (keagamaan, usaha-usaha, kelakuan sampai dapat dipercayai)"4:6
"dan ALLAH menimpakan murka kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya"10:100
"dan ALLAH menimpakan murka kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya"10:100
"dan ALLAH menimpakan murka kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya"10:100
"hanya orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran, yaitu orang-orang yang memenuhi janji ALLAH dan tidak merusak perjanjian".13:19 & 20
"maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui"16:43

mengatasnamakan keputusan dan kesimpulannya adalah atas nama Tuhan dan/atau perasaannya adalah Mengada-ada dan (mendahului) Tuhannya.

Berapa kata "tidak jodohhhhhhhhhh...", "tidak cocok", "sudah takdirnyaaaaaa..." yang kita dengar setiap harinya.

akal menyediakan 1000 alasan untuk melakukan penyelidikan dan berakhir pada keputusan dan kesimpulan. tanpa evaluasi sebelumnya kenapa banyak orang menghadirkan Tuhan dan/atau perasaannya untuk melukai dan tidak menempati janjinya.

"ia menyembunyikan diri dari orang banyak,kerena buruknya berita orang yang disampaikan kepadannya. apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan mengkaburkannya kedalam tanah-hidup-hidup-? ketahuilah alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan". 16:59 & 60

"kalak kamu akan dapati-golongan-golongan-yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman darimu dan aman pula dari kaumnya. jika mereka tidak membiarkanmu.dan-tidak-mau mengumumkan perdaiaman kepadamu, serta-tidak-menahan diri mereka-dari memerangimu..." 4:135

"astagfirullah..."

Entah!.
Apa yang mereka lakukan dengan Tuhan mereka... dalam legitiminasi lari dari kenyataan dan menghindari masalah. Sedangkan kita dikaruniai akal dan pikiran untuk merubah. Dirasa keimanan akan niat dan itikad baik seseorang memang penting!.

Dimana keimanan itu ketika kata sumpah/kata cinta terucap didepan sang imam. disaksikan alam jagat raya...

Diluar itu berjuta orang memutus dan masih memakai kata tidak jodoh, tidak cocok dan sudah takdirnya... kemudian dalam penelusurannya mereka menyenangkan diri mereka dan masih memakai kembali kata tidak jodoh, tidak cocok dan sudah takdirnya... (berkali-kali) jelas telah menyisahkan luka hati!. sampai ditemukan kata jodoh, cocok dan sudah takdirnya...

diputus dalam percintaan-kurang-manusiawi dan kita putus!.

Tidak ada komentar: