20090421

Takdir

Manusia berusaha dan Tuhan yang menentukan lagi-lagi kami menemukan hal seperti ini.

Takdir Mahasiswi PSIKOLOGI UI bunuhdiri???
mungkin kami bisa menawarkan untuk membicarakan ketidakmampuan menghadapi nasibnya???. mental maksudnya!.

Dia berusaha sebagaimana manusia lainya menghadapi nasibnya dengan segenap kemampuan mentalnya, pada akhirnya keputusan bunuh diri itu ditentukan olehnya.

Termasuk membiarkan dirinya tersakiti yang berakibat kematian mendadak/sakit karena banyak hal salah satunya CO2 dan akibatnya. mungkin ada dalam kategori bunuh diri.

"yahhhhhhhh....Manusia berusaha dan Tuhan yang menentukan."

rejeki, jodoh, mati ditentukan olehnyaaaaaaaaa... nyaaaaaaa..... nyaaaaaa.......nyaaaaa...

yang dipahami selama ini semua pekerjaan yang mendatangkan uang itu rezeki!. sayang semuanya punya kesempatan dan memilih-milih katanya mencari yang lebih baik!.
Dia berusaha sebagaimana manusia lainya menghadapi nasibnya dengan segenap kemampuan yang dimilikinya, pada akhirnya keputusan memilih pekerjaan itu diantara banyak pekerjaan lainya ditentukan olehnya.

"yahhhhhhhh....Manusia berusaha dan Tuhan yang menentukan."

rejeki, jodoh, mati ditentukan olehnyaaaaaaaaa... nyaaaaaaa..... nyaaaaaa.......nyaaaaa...

coba lihat jika kita punya kedekatan (bukan akan/setelah dekat) dengan sepuluh teman seumur hidup. dengan melihat kemampuan/peluang/potensi. kita tahu siapa yang kelak akan menjadi pasangan hidup kita. pada akhirnya keputusan memilih satu diantara banyak pasangan hidup lainya ditentukan olehnya.

"yahhhhhhhh....Manusia berusaha dan Tuhan yang menentukan."

rejeki, jodoh, mati ditentukan olehnyaaaaaaaaa... nyaaaaaaa..... nyaaaaaa.......nyaaaaa...
==========================================================
tahukah kamu mengatakan dan meyimpulkan ini dan itu takdir tidak semudah yang dibayangkan???.
tahukah kamu Tuhan sepertinya terlalu sibuk memperhatikan urusanmu???.
tahukah kamu sepertinya banyak yang menyalahgunakan takdir dalam menyikapi segala sesuatunya?!. lihat berapa banyak yang berhenti hanya karena "ini semua takdir!!!". batasan ikhtiar itu (musibah diri yang tidak diluar kemampuan kita) kita sendiri tidak tahu sampai seberapa ukuran kita??? dan akibat dari ulah siapa ini semua dari pembalakan hutan sampai membuang sampah bukan pada tempatnya. teman ada, tetangga ada, pemerintah ada, energi ada, otak juga ada. terhenti dan ingin mati ekstrem takdirnya!.
TRANSCENDENT DAN RELATIFITAS ADA DIDALAMNYA ADALAH SAAT KITA MENANYAKAN BERAPA PAHALA YANG KITA KUMPULKAN DAN BERAPA DOSA YANG KITA LAKUKAN.
__________________________________________________________
powered by. http://sarden-kita.blogspot.com
dentradpsy@yahoo.com
dentradpsy@psikologi.net
dentradpsy@gmail.com
dentrad@dewa.com

Tidak ada komentar: