20080916

MENYOAL CAPRES S3


beberapa hari terakhir kami bertemu dengan seorang dosen salah satu perguruan tinggi di Surabaya beserta temannya yang baik hati. memang sih kami mengakui ini forum gue bangets. entah original/tidak dalam suatu pembicaraan dia mengusulkan calon presiden adalah s3 karena pikirannya panjanggggggggggggg...
karena dulu pernah bikin alat ukur bitung entah aku merasakan alat ukurku pernah dicuri"nya." sayang tidak ada bukti yang menguatkan. jadi, ingat dah sama formula alat ukur neh!. apa lagi dengan melihat kakak no.2 lagi s3 belom kelar-kelar.
beberpa orang mungkin mengatakan soekarno, hatta, adam malik atau tokoh-tokoh lain bisa dianggap sudah s3 tanpa harus mengenyam pendidikan formal.

untuk membedakan kita tahu bahwa secara subtansi untuk membedakan s1-s2-s3 adalah

1. dengan sistem pendidikan
dalam sistem budaya indonesia saat ini kita mengetahui bahwa sepintar apapun tanpa ijasah seseorang belum bisa dianggap s123 diluar itu orang-orang beruntung menyepelekan s123 karena tidak kaya meskipun mereka masih menyekolahkan anaknya mungkin salah satu alasannya gak mau kalah.

2. dan perlakuan pendidikan di Indonesia
s1 = (?)
s2 = (?)
s3 = (?)

simplenya mereka memiliki kualitas untuk menjelaskan dan memecahkan masalah kompleks.

jadi semakin tinggi ilmunya semakin mampu menjelaskan dan memecahkan permasalahan yang kompleks entah untuk jangka panjang/pendek. bukankah kita menyakini bahwa seseorang mampu mengetahui permasalahan jangka pendek beserta pemecahannya pada akhirnya sampai pada permasalahan jangka panjang apalagi didukung banyaknya teori yang mereka (s3) pahami selama ini.