20080429

STATUS QUO & MARGINALITAS


pas SMA kelas satu pernah kerja di "suku X" ya gitu "ngemal" (membuat pola pada bahan berupa kertas/pelastik untuk dibuat kotak makan (kemantenan/acara-acara besar dan ada yang buat tempat tart dari bahan ice cream). gak enaknya kerja sama X itu bahasa yang digunakan dengan sesama mereka membuat kami tersinggung dan gak bisa berfikir positive. tapi... kami juga sering menjumpai orang berbeda suku dengan logat yang tidak kami pahami. tersinggung???, kami memang gak tahu dan kami benar-benar tidak mau tahu mempelajari bahasa mereka, bukanya ngiri/apa karena memang belum dibutuhkan dalam lingkungan kami, seperti halnya english!. kami malah berpandangan justru mereka yang memecah belah persatuan (desintegrasi). dalam psikologi lintas budaya orang yang memiliki latar belakang kebudayaan yang sama tentunya akan
memiliki ikatan emosional dari pada budaya yang berbeda. tapi???, apa mereka tidak menyadari lingkungan mereka. sayangnya juga! selama ini yang terjadi orang-orang suku X sendiri hanya diam dan menganggap semua ini adalah fenomena biasa.
ya! mungkin awalnya karena emang uda terbiasa, tapi ada kemungkinan awalnya terjadi konflik dan terpaksa ngalah atau kalah atau malah sebaliknya dengan sambutan yang meriah karena suatu alasan baik yang alasan baik itu tidak pernah kami dengar selama ini, sehingga berjalan begitu saja! atau juga identitas dimana usaha untuk mengajukan sukun X untuk dijadikan bahan perhitungan.
______________________________________________________________________
STATUS QUO & MARGINALITAS
snugly SMA of first class have worked in " tribe X" yes a " ngemal" ( making pattern of at substance in the form of paper / pelastic to be made by a box eat the ( nuptials/ big event and there is which make the place of European style cake from substance of ice cream). its his delicious caw work is of equal that X is Ianguage used with their humanity make we is aggrieveded and caw can positive thingking. but... we also often meet the people differ the tribe with the patois which we do not comprehend. aggrieveded???, we it is true caw know and we really do not want to know to learn their Ianguage, open the nya ngiri/ what because it is true not yet been required in our environment, as does english!. we oppositely;also view exactly those who divide the association ( desintegrated). in cross cultural psychology is one who own the same culture background perhaps will
owning emotional tying from at different culture. but???, what they do not realize their environment. unhappily also! during the time that happened people of tribe X by xself is only kept quiet and assume all this is ordinary phenomenon.
yes! possible initially because it is true have accustomed, but there is possibility of initially happened by the conflict and perforced by giving in or fail or oppositely;also on the contrary with the hilarious greeting because a[n reason of both for reason of that goodness is we have never hear during the time, so that walk off hand! or also identity of where effort to raise the bread-fruit X to be made by a calculation substance
" how knows???"
ah! sutralahhh... origin do not just grind...
though I doubt of the its national loyality.


hormat saya


dentradpsy